Ada Aksi Damai Pilkades, Heboh Wanita Cantik Banyak Diminta Foto Bareng, Bawa Spanduk Tulis Perkosa

Selain bapak-bapak dan ibu-ibu yang mengikuti aksi damai di depan Kantor Desa Kumbung, Kecamatan Rajagaluh, Kabupaten Majalengka

Ada Aksi Damai Pilkades, Heboh Wanita Cantik Banyak Diminta Foto Bareng, Bawa Spanduk Tulis Perkosa
Tribun Cirebon.com/Eki Yulianto
Salah satu gadis cantik yang ikut aksi damai di Kantor Desa Kumbung, Jumat (8/11/2019) 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON, MAJALENGKA- Selain bapak-bapak dan ibu-ibu yang mengikuti aksi damai di depan Kantor Desa Kumbung, Kecamatan Rajagaluh, Kabupaten Majalengka, ternyata ada sosok wanita cantik dalam aksi tersebut.

Seperti peserta aksi lainnya, wanita itu membawa sebuah poster di antara kerumunan massa yang mengenakan ikat kepala bertulisan aksi damai.

Wanita itu adalah Ziah (18), Ia ikut aksi damai itu, Jumat (8/11/2019).

Pantauan Tribuncirebon.com di lokasi, tampak wanita itu mengenakan baju loreng-loreng hitam putih dan dibaluti kerudung hitam.

Banyak juga warga dan aparat kepolisian sengaja membidik lensa kameranya untuk memfoto gadis cantik tersebut.

Ia juga membawa poster dengan tulisan 'Tolong!!!! Suara kami diperkosa panitia 11'.

Ziah tampak cantik dengan perawakannya tersebut.

Di belakangnya, tampak ratusan massa berkerumun di depan Kantor Desa Kumbung.
Ada yang terus meneriaki yel-yel, ada pula yang terus membentangkan spanduk secara horizontal.

Beberapa juga terlihat menggibas-gibaskan tubuhnya karena cuaca yang cukup terik.

Gadis yang baru saja lulus SMA itu mengatakan, dirinya sengaja ikut serta dalam aksi damai tersebut karena ingin ikut menyuarakan pendapatnya tentang Pilkades.

Pedangdut Seksi Dewi Perssik Nyanyi Sampe Manjat-manjat Panggung, Aksi Ngangkang Biki Melongo

Catat Nih, 5 Tips Aman Transaksi via Online, Jangan Sampai Anda Kena Tipu!

Live Streaming Timnas U-19 Indonesia Vs Hong Kong, Saksikan di RCTI Nanti Malam

Meski masih di usia muda, ia mengaku bisa membedakan kinerja panitia terkait hasil penghitungan suara.

"Mau ikut berpendapat lah, soalnya saya melihat ada kejanggalan dari panitia yang terlibat. Saya harap sih, ini ada solusinya," ujar Ziah, Jumat (8/11/2019). (*)

Penulis: Eki Yulianto
Editor: Muhamad Nandri Prilatama
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved