WANITA Ini Tega Pukuli Anak Gadisnya Yang Berusia 30 Tahun Pakai Besi Karena Tak Kunjung Menikah

WANITA Ini Tega Pukuli Anak Gadisnya Yang Berusia 30 Tahun Pakai Besi Karena Tak Kunjung Menikah

Istimewa
Ilustrasi aniaya 

TRIBUNCIREBON.COM– Seorang wanita diamankan oleh polisi setelah memukuli putrinya sendiri menggunakan batang besi.

Alasannya adalah karena sang putri yang sudah menginjak usia 30 tahun tersebut belum juga menikah.

Dikutip dari South China Morning Post pada Rabu (6/11/2019), Lin (30), memanggil polisi di Changzou, Provinsi Jiangsu, China pada bulan September lalu.

KUNCEN Makam Astana Giri Bangun Ungkap Soeharto Bilang Prabowo Bakal Maju & Menang Pilpres 2024

Ketika petugas kepolisian tiba di lokasi, mereka melihat Lin mengalami luka di beberapa bagian tubuh seperti lengan dan kaki.

Meski sudah terbukti memukuli anaknya, ibu dari Lin mengatakan jika dia memukuli putrinya, bukan orang lain, yang dijadikannya sebagai dalih untuk pembenaran.

Driver Gojek Menangis Histeris, Sampai Sesenggukan, Lama Dapat Orderan, Begitu Dapat Order di-Cancel

Diketahui, ini bukan kejadian pertama yang dialami Lin.

Lin mengaku jika sang ibu sering memukulinya karena dia belum juga menikah ketika usianya sudah 30 tahun.

Dia juga mengatakan jika ibunya sering mengeluh karena Lin tidak bisa mendapatkan banyak uang dari pekerjaan sebelumnya, sebelum akhirnya berhenti dan membantu ibunya di restaurant mereka.

Mahfud MD Jadi Menko Polhukam, Rocky Gerung: Dia Mulai Dengan Mengancam Masyarakat

Menurut polisi, Lin telah melaporkan ibunya dua kali pada bulan Agustus untuk kasus yang sama.

Seorang Ibu Tega Pukuli Anak Gadisnya Karna Tak Kunjung Menikah Hingga Usia 30 Tahun
Seorang Ibu Tega Pukuli Anak Gadisnya Karna Tak Kunjung Menikah Hingga Usia 30 Tahun (scmp.com/)

Tetapi saat itu, karena luka-luka yang dialami Lin tidak separah saat ini, ibunya hanya diberikan surat peringatan oleh kepolisian.

Selain itu, mereka juga diminta menandatangi surat mediasi.

Ilona Staller, Politisi Cantik Sekaligus Bintang Porno, Pernah Berhubungan Intim Dengan Ribuan Pria

Untuk kasus kali ini, ibu Lin akan ditahan.

Lin juga mengatakan jika dirinya bersedia membebaskan sang ibu jika dirinya dibayar 80 ribu yuan sebagai kompensasi.

Sang ibu yang mendengar pernyataan Lin itu juga sempat pingsan.

Setelah dibujuk oleh kerabat lain, lin akhirnya setuju untuk melakukan mediasi dan membebaskan sang ibu dengan jaminan.

Transformasi Sarah Azhari, Semakin Tua Semakin Cantik, Dulu Wajahnya Sering Nongol di Cover Majalah

Ibu dari Lin juga membeberkan jika konflik antara dirinya dan anaknya terjadi karena Lin selalu bertindak menentang dirinya, dan mengelak saat disuruh membersihkan rumah.

"Saya menjadi sangat marah dan mengatakan kepadanya jika ia mengatakannya lagi, saya akan menamparmu," kata sang ibu.

"Dia menyuruh saya untuk melakukannya (memukul). Lalu saya melihat tongkat besi di dapur, jadi saya mengambilnya dan memukuli putri saya. Dia kemudian lari," tambahnya.

Datang Telat ke Rapat Komisi II DPR, Mendagri Tito Karnavian Ditegur Eks Jubir Presiden Johan Budi

Menurut penuturannya, ia dan Lin memang telah bertengkar sejak beberapa bulan terakhir dikarenakan sang putri merasa iri saudara laki-lakinya dibelikan flat oleh orangtuanya.

Seorang Ibu Pukuli Anaknya dengan Tongkat, Sang Ayah Justru Hanya Merekam Aksi Tersebut

Sebuah video memperlihatkan aksi kurang manusiawi yang dilakukan oleh seorang ibu kepada anaknya.

Video tersebut diunggah oleh akun Facebook bernama Wonderland Cheah di sebuah video grup Facebook bernama KL娱乐站, pada Senin (9/9//20190.

Dalam video berdurasi 1.28 menit itu awalnya menampilkan seorang ibu berbaju putih merah, anak perempuan bergaun krem, dan balita laki-laki yang berada di dalam kamar.

Tampak anak perempuan tersebut memegang buku.

Nampaknya, anak itu sedang belajar.

Di sampingnya, ada ibunya yang mengawasinya belajar.

Sementara itu, balita laki-laki merengek kepada perekam video, yang diduga adalah sang ayah.

Kemudian, terlihat seorang anak perempuan yang lebih kecil lagi.

ibu pukul anak1
Sebuah video yang menampilkan seorang ibu memukuli anaknya dengan tongkat viral di Facebook. Sang ayah justru merekamnya dan menyuruh pukul terus. (Facebook KL娱乐站)

Ia bergaun putih dan tampak memperhatikan bayi laki-laki yang sedang merengek.

Diduga, anak yang sedang belajar adalah anak pertama, anak bergaun putih adalah anak kedua, dan si balita laki-laki adalah anak ketiga.

Tiba-tiba, sang ibu yang terlihat memegang tongkat berbicara dengan nada tinggi kepada anaknya yang sedang belajar.

Ia pun beralih menatap suaminya, seolah bertanya apa yang harus dilakukannya.

Sang ayah yang berada di belakang kamera pun berkata, "Pukul saja dia."

Sudah Beras, Jagung, dan Garam, Kini Cangkul atau Pacul Mau Impor? Presiden Jokowi Dibikin Kesal

Seketika, wanita tersebut langsung memukuli anaknya tersebut dengan tongkat habis-habisan.

Ia menyeret anaknya dan memukulinya tanpa henti.

Anak tersebut pun menangis dan meronta-ronta, meminta sang ibu untuk menghentikan aksinya.

Sementara itu, anak kedua yang bergaun putih memandangi kakaknya yang sedang menangis dan dipukuli sang ibu.

Kemudian, anak perempuan yang dipukuli itu mencoba melepaskan diri dari cengkeraman sang ibu.

Namun, wanita tersebut tetap tak melepas anaknya begitu saja.

Ia berteriak-teriak dan memukuli punggung anaknya tanpa jeda.

Bahkan, dia menyeret anaknya keluar kamar dan menendangnya dengan keras sambil berteriak-teriak kencang.

Dinkes Indramayu Bentuk Tim Advokasi PHBS, Siap Perangi Stunting, Biasakan 3 Kebiasaan Sehat Ini

Tak berhenti sampai disitu, ibu tersebut juga melakukan hal yang sama kepada anak keduanya dan anak balitanya yang laki-laki.

Sang suami yang merekam aksi ini juga terus meminta sang istri untuk terus memukul anak-anak yang masih kecil-kecil itu.

Hingga kini, belum diketahui siapa pelaku kekerasan dan di mana lokasi rumahnya.

Namun, warganet berspekulasi bahwa mereka berasal dari Cina, berdasarkan aksen dalam video.

 (Tribunnewswiki.com/Ami Heppy, Tribunnews.com/Citra Agusta)

Editor: Mutiara Suci Erlanti
Sumber: TribunnewsWiki
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved