TOK, UMK Kota Cirebon Naik 8,51 Persen atau Sekitar Rp 174 Ribu

Upah Minimum Kota (UMK) Kota Cirebon 2020 telah ditetapkan.Rapat pleno Dewan Pengupahan Kota (Depeko) Kota Cirebon memutuskan besaran

TOK, UMK Kota Cirebon Naik 8,51 Persen atau Sekitar Rp 174 Ribu
WARTA KOTA
Ilustrasi - Uang 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Upah Minimum Kota (UMK) Kota Cirebon 2020 telah ditetapkan.

Rapat pleno Dewan Pengupahan Kota (Depeko) Kota Cirebon memutuskan besaran UMK di Kota Udang pada 2020 naik 8,51 persen.

Jika dirupiahkan maka kenaikannya mencapai Rp 174.065,43 dibanding tahun sebelumnya.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kota Cirebon, Agus Sukmanjaya, mengatakan, UMK Kota Cirebon 2019 sebesar Rp 2.045.422,24.

"Jadi UMK Kota Cirebon 2020 naik menjadi Rp 2.219.487,67," ujar Agus Sukmanjaya saat ditemui usai Rapat Pleno kenaikan UMK 2020 di Disnakertrans Kota Cirebon, Jl Cipto Mangunkusumo, Kota Cirebon, Kamis (7/11/2019).

Ia mengatakan, kenaikan UMK itu telah disepakati secara musyawarah mufakat oleh seluruh peserta rapat pleno.

Besaran kenaikan UMK tersebut berdasarkan nilai inflasi dan PDB di Kota Udang.

UMK Kabupaten Cirebon Tahun 2020 Naik 8,51 Persen menjadi Rp 2.196.416

UMP Jabar 2020 Ditetapkan Naik Rp 140 Ribu, UMK Kota-Kabupaten Se Jabar Harus Lebih Besar dari UMP

Pengusaha Tak Mampu Bayar Upah Sesuai UMK Bisa Ajukan Surat Permohonan Penangguhan, Ini Syaratnya

Setelah dikalkulasikan didapatlah nominal tersebut dan dipastikan tidak ada perubahan.

Pasalnya, seluruh stake holder terkait dalam rapat itu sudah menyepakati besaran kenaikan UMK tersebut.

"Tadi rapatnya berjalan lancar dan kondusif, semua pihak juga sudah setuju," kata Agus Sukmanjaya. (*)

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: Muhamad Nandri Prilatama
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved