Dinkes Indramayu Bentuk Tim Advokasi PHBS, Siap Perangi Stunting, Biasakan 3 Kebiasaan Sehat Ini

Pemerintah Kabupaten Indramayu terus mengampanyekan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dalam kehidupan

Dinkes Indramayu Bentuk Tim Advokasi PHBS, Siap Perangi Stunting, Biasakan 3 Kebiasaan Sehat Ini
Tribun Cirebon.com/Handhika Rahman
Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu dalam pertemuan advokasi untuk mendorong kebijakan PHBS di Kabupaten Indramayu, di Hotel Grand Trisula Indramayu, Rabu (6/11/2019) 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Pemerintah Kabupaten Indramayu terus mengampanyekan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dalam kehidupan sehari-hari.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu, Deden Boni Koswara mengatakan, PHBS harus menjadi pokok pemikiran utama masyarakat untuk terhindar dari berbagai macam penyakit dan masalah kesehatan.

"Pola hidup sehat ini wajib dilakukan masyarakat," ujar dia kepada Tribuncirebon.com di Hotel Grand Trisula Indramayu, Rabu (6/11/2019).

Hal tersebut penting dilakukan mengingat perubahan musim dari musim kemarau ke musim penghujan berbagai macam penyakit bisa menyerang kesehatan masyarakat.

Ada tiga yang ditekankan kepada masyarakat dalam membiasakan pola hidup sehat.

Yakni, melakukan aktivitas fisik selama 35 menit dalam 1 minggu, mengkonsumsi makanan buah dan sayur dengan porsi seimbang, dan melaksanakan pemeriksaan fisik minimal 6 bulan sekali.

"Mendorong kebijakan PHBS ini kita memiliki Perda No. 8/2016 Tentang KTR. Kemudian Perbub No. 16.1/2019 Tentang GERMAS dan Perbub No. 26.A/2018 Tentang PHBS," ucapnya.

Untuk menerapkan kebiasaan itu di masyarakat, dalam hal ini Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayi membentuk advokasi PHBS.

Advokasi PHBS itu terdiri dari SKPD Kabupaten Indramayu, Organisasi kesehatan, dan unsur pemuda.

Dirinya berharapkan, masyarakat bisa lebih peduli akan pola hidup bersih dan sehat untuk keluarga dan orang di sekitarnya.

Hal ini bertujuan untuk terus menekan angka stunting di Kabupaten Indramayu.

Deden Boni Koswara menilai, apabila masyarakat bisa menerapkan PHBS dengan baik maka stunting di Indramayu dapat teratasi.

Angka Stunting di Kabupaten Majalengka Tinggi, Dinkes Majalengka Gelar Bimtek Pendidikan Keluarga

Temuan Kasus Stunting Tinggi, Dinkes Kabupaten Cirebon Rajin Jemput Bola ke Posyandu

Keboncelan Stunting di Kabupaten Indramayu Capai 29,9 Persen, Bupati Targetkan 2020 Turun 5 Persen

"Sehingga kita tidak dalam rangka kuratif atau pengobatan tetapi ingin mencoba promotif dan preventif agar lebih mencegah dari pada mengobati ,” ujarnya. (*)

Penulis: Handhika Rahman
Editor: Muhamad Nandri Prilatama
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved