VIDEO Kakek Kepergok Coba Kubur Hidup-hidup Cucunya yang Baru Lahir, Langsung Diringkus Polisi

VIDEO Kakek Kepergok Coba Kubur Hidup-hidup Cucunya yang Baru Lahir, Langsung Diringkus Polisi

VIDEO Kakek Kepergok Coba Kubur Hidup-hidup Cucunya yang Baru Lahir, Langsung Diringkus Polisi
Istimewa
Ilustrasi bayi 

Belakangan diketahui bahwa luka di wajah dan punggungnya itu disebabkan oleh pukulan tangan ayah kandungnya sendiri, Muhammad Juniarto (32).

Luka pada tubuh korban baru diketahui saat jasad korban dimandikan oleh warga sebelum dimakamkan.

Tak Sudi Hidup Melarat, Ibu di Indramayu Tinggalkan 4 Anaknya Demi Hidup Enak Bersama Pria Kaya

Pada saat memandikan jenazah korban warga mendapati luka lebam pada bagian kepala dan punggung.

Warga dan keluarga mencurigai ada yang tidak wajar.

"Ibu kandungnya yang melaporkan peristiwa yang dialami putrinya ke Polsek Ngawi," kata Kapolres Ngawi AKBP Pranatal Hutajulu saat dihubungi melalui sambungan telepon, Senin (4/11/2019) sore.

Dia menjelaskan kronologi singkat kasus penganiayaan anak hingga menyebabkan kematian ini.

Pada pagi itu, Sabtu (2/11/2019) sekitar pukul 08.00 WIB, pelaku sedang mengasuh korban di rumah orangtuanya Dusun Ngantru Desa Ngawi Purba, Kecamatan/Kabupaten Ngawi.

Ketika itu, korban menangis terus dan membuat pelaku jengkel hingga tega memukul darah dagingnya sendiri dengan tangan kosong.

 Seranjang dengan 3 Suami, Wanita Tajir Ini Muncul Polemik Saat Hamil, yang Mana Bapak Calon Bayi?

Pelaku memukul dahi korban sebanyak dua kali dan kepala bagian belakang satu kali, pelipis satu kali, punggung satu kali.

Pelaku juga memukul mata korban satu kali pada saat perjalanan membawa korban dari rumah pelaku ke rumah orangtua pelaku.

Korban sempat dibawa ke Puskesmas Ngawi Purba.

Namun, keesokan harinya Minggu (3/11/2019) sekitar pukul 09.00, dinyatakan meninggal dunia.

Korban telah dimakamkan Minggu (3/11/2019) sore, diantar ke pemakaman pelaku dan ibunya, Dwi Rahayu (27).

Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna mengetahui penyebab pelaku tega menganiaya korban hingga akhirnya meninggal dunia.

VIDEO - Kisah Pilu Refi dan Pian, Bocah Indramayu yang Ditelantarkan Ibu Kandung, Tinggal di Gubuk

Polisi akan bekerjasama dengan psikiater untuk memeriksa kejiwaan tersangka.

Saat ini Muhammad Juniarto yang merupakan ayah korban sudah ditetapkan sebagai tersangka, berdasarkan bukti visum terhadap tubuh korban dan juga keterangan saksi.

"Saat ini tersangka sudah kami tahan dan akan diterapkan Pasal 75 UU Perlindungan Anak dengan ancaman pidana 20 tahun penjara," kata Pranatal.

Pranatal menambahkan, untuk memastikan kondisi kejiwaan pelaku, pihak kepolisian akan meminta bantuan dari psikiater untuk memeriksa tersangka.

Sebagian isi tulisan telah tayang di surya.co.id dengan judul:  Ayah Pukuli Bayinya Hingga Tewas di Ngawi, Berawal dari Tangisan yang Tak Kunjung Berhenti

 

Artikel ini telah tayang di Tribunstyle.com dengan judul VIRAL VIDEO Detik-detik Kakek Coba Kubur Hidup-hidup Cucunya yang Baru Lahir, Kepergok Tukang Becak

Editor: Mutiara Suci Erlanti
Sumber: TribunStyle.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved