Remaja Ini Tulis Pesan Pilu untuk Gebetannya Sebelum Tewas Terjun dari Lantai 14

Remaja Ini Tulis Pesan Pilu untuk Gebetannya Sebelum Tewas Terjun dari Lantai 14.

Remaja Ini Tulis Pesan Pilu untuk Gebetannya Sebelum Tewas Terjun dari Lantai 14
Istimewa
Ilustrasi jenazah 

TRIBUNCIREBON.COM- Pelecehan verbal tidak pernah bisa dibenarkan apapun yang terjadi.

Pelecehan verbal bisa saja menimbulkan trauma bagi korban.

Selain itu, pelecehan verbal yang ditujukan ke seseorang juga bisa berdampak pada nyawa orang tersebut.

Baru-baru ini, jagad dunia maya dihebohkan dengan seorang remaja berusia 14 tahun yang bunuh diri.

Remaja bernama Wang JiaLe itu bunuh diri lantaran pelecehan verbal yang ia alami.

Presiden Jokowi Pastikan Tak Ada Perppu KPK, Sejumlah Tokoh Sebut Tak Berkomitmen Berantas Korupsi

Dikutip dari China Press dan World of Buzz, Wang JiaLe bunuh diri dengan cara terjun dari lantai 14 apartemennya.

Sebelum remaja asal Sichuan, China itu bunuh diri, ia sempat menulis surat terakhir.

Kepala Sekolah Cabuli 3 Murid SD, Modus Periksa Kesehatan Hingga Ada Air Masuk Ke Mulut Korban

Kisah tragis Wang JiaLe.
Kisah tragis Wang JiaLe. (China Press)

Surat terakhir itu ditujukan untuk gadis yang ia sukai di sekolahnya.

Selain itu, ia juga menuliskan surat khusus untuk sang ibu.

Wang JiaLe bahkan disebut sempat meneriakkan nama ibunya sebelum terjun dari apartemen.

Halaman
1234
Editor: Mutiara Suci Erlanti
Sumber: TribunStyle.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved