Seorang Biduan Organ Tunggal Dibunuh Selingkuhan di Kandang Ayam, Pelaku Ditembak Polisi

Sebelum membunuh korban, lanjut dia, pelaku bertemu dengan korban untuk membicarakan hubungan mereka.

Seorang Biduan Organ Tunggal Dibunuh Selingkuhan di Kandang Ayam, Pelaku Ditembak Polisi
Shutterstock
Ilustrasi pembunuhan. 

TRIBUNCIREBON.COM, PEKANBARU - J (35), wanita yang ditemukan tewas diduga dibunuh dalam kandang ayam di Desa Bangun Purba Barat, Kecamatan Bangun Purba, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau ternyata seorang biduan.

Ia dibunuh oleh pria selingkuhannya berinisial SN alias Udin (25). Kasus tersebut berhasil diungkap Polres Rohul.

Paur Humas Polres Rohul Ipda Ferry Fadli mengatakan, tersangka berhasil ditangkap sekitar Rabu (30/10/2019), pukul 10.30 WIB.

Pengungkapan kasus ini, sambungnya, dilakukan oleh aparat gabungan Satreskrim Polres Rohul, Polsek Rambah dan diback up tim Jatanras Polda Riau.

"Pelaku ditangkap disebuah rumah di Dusun Mondang Kumango, Desa Sungai Kumango, Kecamatan Tambusai, Rokan Hulu," katanya kepada Kompas.com, Rabu.

Pelaku, katanya, mencoba melarikan diri saat dilakukan pengembangan. Polisi terpaksa mengeluarkan tembakan dan mengenai kaki pelaku sebelah kanan.

Niat Berhubungan Intim Bareng PSK Idaman, Pria Ini Justru Merasa Ditipu dan Rugi Rp 200 Ribu

Hotman Paris Unggah Ceramah Ustaz Abdul Somad soal Sholat Subuh Berjamaah, Ngaku Kagumi Sosoknya

5 Wanita & 3 Pria Digerebek di Sebuah Hotel di Kota Tasikmalaya, Bukti Alat Kontrasepsi Diamankan

Ferry mengungkapkan, motif tersangka Udin nekat membunuh karena korban belum mau menceraikan suaminya. Antara pelaku dengan korban terlibat hubungan asmara.

"Korban seorang biduan organ tunggal. Dia berpacaran dengan pelaku. Keduanya sudah sama-sama berkeluarga," jelasnya.

Sebelum membunuh korban, lanjut dia, pelaku bertemu dengan korban untuk membicarakan hubungan mereka.

Saat itu, pelaku meminta korban agar menceraikan suaminya. Namun, korban meminta waktu selama satu tahun.

Halaman
1234
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved