Ada Retakan Tanah, Rustandi Menangis Pindahkan Makam Sang Ayah

Warga Kampung Sukasari, RT 3/4, Desa Mekarsari, Kecamatan Cikajang bergotong royong memindahkan puluhan jasad di pemakaman umum

Tribun Jabar/Firman Wijaksana
Warga Kampung Sukasari, Desa Mekarsari, Kecamatan Cikajang mengukur kedalaman retakan tanah yang terjadi di area pemakaman, Rabu (30/10). 

TRIBUNCIREBON.COM- Warga Kampung Sukasari, RT 3/4, Desa Mekarsari, Kecamatan Cikajang bergotong royong memindahkan puluhan jasad di Pemakaman umum.

Pemindahan makam dilakukan karena terjadi keretakan tanah.

Makam tersebut terletak di pinggir tebing. Di sekeliling makam terdapat kebun bambu dan lokasinya juga tak jauh dari Sungai Cikuray.

Saat pemindahan puluhan jasad, warga dan keluarga berkumpul di area Pemakaman.

Keluarga menyaksikan proses pembongkaran makam. Tak sedikit warga terutama kaum ibu yang menangis.

Ngaku Hamili Eriska Nakesya Di Luar Nikah, Young Lex Tulis Postingan Menohok Begini

Pasalnya jasad-jasad itu sudah banyak yang dimakamkan puluhan tahun.

Puluhan warga didampingi perangkat desa dan Babinsa Koramil Cikajang menyaksikan pembongkaran makam.

Meski banyak yang tak tega, pembongkaran tetap harus dilakukan karena area makam terdampak pergerakan tanah.

Rasa takut diakui Rustandi (48), sempat dialami. Ia merasa berdosa dan jadi hal tabu karena harus membongkar makam ayah dan kakaknya.

Persib Bandung Resmi Menjamu PSIS Semarang di Stadion Si Jalak Harupat, Besok Tiket Mulai Dijual

Makam ayah dan kakaknya berada di pemakaman umum dekat rumahnya. Dibantu warga sekitar, ia mengangkat jenazah keluarganya yang sudah puluhan tahun dikubur.

Halaman
123
Editor: Mutiara Suci Erlanti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved