BKKBN Minta Mahasiswa UGJ Cirebon Asah Soft Skill untuk Hadapi Bonus Demografi dan Industri 4.0
BKKBN Minta Mahasiswa UGJ Cirebon Asah Soft Skill untuk Hadapi Bonus Demografi dan Industri 4.0
Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ahmad Imam Baehaqi
TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menggelar kuliah umum di Auditorium Fakultas Kedokteran Universitas Gunung Jati (UGJ) Cirebon, Jl Terusan Pemuda, Kota Cirebon, Selasa (29/10/2019).
Kuliah umum yang dihadiri ratusan mahasiswa UGJ Cirebon tersebut bertajuk Kesiapan Generasi Muda dalam Menghadapi Bonus Demografi dan Industri 4.0.
• 31 Murid SDN 3 Sukanagara & TK Tunas Karya Cianjur Dilarikan Ke RS,Diduga Keracunan Jajanan Makaroni
• Ariel Noah Gandeng Seorang Perempuan Bergaun Hitam Saat Nonton Konser, Ternyata Ini Dia Orangnya
Dalam sambutannya, Kepala Perwakilan BKKBN Jawa Barat, S Teguh Santoso, mengatakan, siap atau tidak siap generasi muda akan menghadapi bonus demografi.
Karenanya, ia meminta seluruh kalangan muda khususnya mahasiswa UGJ Cirebon untuk mempersiapkan diri dari sekarang.
• Sering Pusing Saat Menstruasi, Normalkah? Begini Penjelasan dan Cara Ampuh Mengobatinya
"Kalau enggak siap kita tidak bisa bersaing dalam menghadapi bonus demografi nanti," ujar S Teguh Santoso.
Ia mengatakan, bekal penting yang harus disiapkan generasi muda dalam menghadapi bonus demografi ialah soft skill.
Karenanya, pihaknya meminta mahasiswa UGJ Cirebon membekali diri dan terus mengasah soft skill yang dimilikinya.
• FOTO Agnez Mo Bikin Pangling Warganet, Disebut Cantik Natural Seperti Bidadari, Begini Penampilannya
Selain itu, pihaknya juga meminta para mahasiswa banyak membaca agar menyeimbangkan hard skill dan soft skill.
"Belajar dimulai dari akuisisi, yakni membaca. Kalau mau belajar sesuatu ya harus membaca dulu," kata S Teguh Santoso.
Menurut dia, pertumbuhan penduduk ibarat pedang bermata dua yang jika tidak dikendalikan akan memotong leher kita sendiri.
• HATI-hati Jokowi, 4 Menterinya Diduga Masuk Skandal Panama Papers Hingga Pengibaratan Celengan Babi
Karenanya, pemerintah melalui BKKBN berupaya mengendalikannya agar pertumbuhan penduduk justru menjadi potensi besar untuk kemajuan negara.
Teguh juga menjelaskan kegiatan kali ini merupakan bagian dari roadshow bakti sosial pelayanan KB terintegrasi di wilayah perbatasan Jawa Barar dan Jawa Tengah.
"Dari mulai Pangandaran, Banjar, kemarin di Majalengka, sekarang Cirebon, dan terakhir besok di Kuningan," kata S Teguh Santoso.
• Lucinta Luna Pamer Rambut Pendek, Abash Tampil Brewokan, Warganet Bingung Bedakan Yang Mana Cowok
Menurut dia, roadshow tersebut dalam rangka memperluas akses pelayanan KB kepada masyarakat khususnya di daerah perbatasan.
Ada beberapa isu strategis yang digaungkan dalam roadshow itu, di antaranya, generasi remaja sadar KB, pencegahan stunting, dan lainnya.
Tanda Tangani MoU
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dan Universitas Gunung Jati (UGJ) Cirebon menandatangani MoU tentang pendidikan kependudukan, Selasa (29/10/2019).
Penandatanganan MoU yang dilakukan oleh Kepala Perwakilan BKKBN Jawa Barat, S Teguh Santoso, dan Rektor UGJ Cirebon, Mukarto Siswoyo, itu berlangsung di Auditorium Fakultas Kedokteran UGJ Cirebon, Jl Terusan Pemuda, Kota Cirebon.
Rektor UGJ Cirebon, Mukarto Siswoyo, menyampaikan MoU ini merupakan wujud nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi yang dilaksanakan UGJ Cirebon.
"Kami sebagai perguruan tinggi mempunyai tugas untuk mengabdi kepada masyarakat," kata Mukarto Siswoyo saat ditemui usai kegiatan.

• Terkenal Sering Kritik Jokowi, Rocky Gerung Ternyata Jago Joget Hingga Rayu Presenter Cantik
Menurut dia, UGJ Cirebon juga mempunyai visi yang sama dengan BKKBN yang konsen pada pengendalian penduduk.
Karenanya, ke depan UGJ Cirebon dan BKKBN akan banyak program yang digagas dari mulai penelitian dan pengabdian masyarakat.
"Bersama BKKBN, kami akan menangani masalah kependudukan," ujar Mukarto Siswoyo.
Ia mengatakan, permasalahan kependudukan bisa muncul dari perubahan kondisi daerah.
• ZODIAK Cinta Besok Rabu 30 Oktober 2019, Sagitarius Harmonis, Hubungan Capricorn Ada di Titik Jenuh
Misalnya, wilayah Kabupaten Majalengka yang kini mulai berubah menjadi kawasan industri.
"Perubahan itu pasti ada dampaknya, terutama aspek kependudukan, dan itu harus menjadi perhatian semua pihak," kata Mukarto Siswoyo.
Sementara Kepala Perwakilan BKKBN Jawa Barat, S Teguh Santoso, mengatakan, pelaksanaan kegiatan usai penandatanganan MoU itu akan mengutamakan isu kependudukan melalui jalur pendidikan.
Menurut dia, hal itu untuk memberikan pemahaman tentang isu kependudukan kepada mahasiswa.
"Nanti mahasiswa ini menjadi kepanjangan tangan kami untuk menyosialisaikannya kepada masyarakat," ujar S Teguh Santoso.
• ZODIAK Kesehatan Rabu 30 Oktober 2019, Libra Pusing, Gemini Stres, Cancer Butuh Vitamin
Ia mengatakan, pertumbuhan penduduk ibarat pedang bermata dua yang jika tidak dikendalikan akan memotong leher kita sendiri.
Karenanya, pemerintah melalui BKKBN berupaya mengendalikannya agar pertumbuhan penduduk justru menjadi potensi besar untuk kemajuan negara.
Teguh juga menjelaskan kegiatan kali ini merupakan bagian dari roadshow bakti sosial pelayanan KB terintegrasi di wilayah perbatasan Jawa Barar dan Jawa Tengah.
• DOWNLOAD MP3 Lagu Spark - Taeyeon, Lengkap Dengan Music Video dan Lirik, Unduh di Sini!
"Dari mulai Pangandaran, Banjar, kemarin di Majalengka, sekarang Cirebon, dan terakhir besok di Kuningan," kata S Teguh Santoso.
Menurut dia, roadshow tersebut dalam rangka memperluas akses pelayanan KB kepada masyarakat khususnya di daerah perbatasan.