Tim Ahli Cagar Budaya Ungkap Fakta Mengenai Batu Bata Kuno Yang Ditemukan di Indramayu

Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kabupaten Indramayu menilai batu bata yang memiliki ukuran tidak lazim

Tim Ahli Cagar Budaya Ungkap Fakta Mengenai Batu Bata Kuno Yang Ditemukan di Indramayu
Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Brigadir Rusmanto bersama Ketua TACB Indramayu, Dedy S Musashi 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kabupaten Indramayu menilai batu bata yang memiliki ukuran tidak lazim atau berukuran besar biasa digunakan untuk pondasi dari bangunan candi.

Batu-batu bata kuno berukuran besar itu ditemukan oleh seorang anggota Polsek Lelea Indramayu, Brigadir Rusmanto di sebuah lahan perkebunan di Blok Dingkel, Desa Sambimaya, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu.

Batu tersebut memiliki panjang 35 centimeter, lebar 20 centimer, dan ketebalan antara 8-10 centimeter.

Brigadir Rusmanto Diminta Sosok Jin Biksu Untuk Merawat Puing-puing Sisa Candi

Potret Batu Bata kuno yang menunjukkan goresan tapak anjing, Jumat (25/10/2019).
Potret Batu Bata kuno yang menunjukkan goresan tapak anjing, Jumat (25/10/2019). (ISTIMEWA)

Ketua TACB Kabupaten Indramayu, Dedy S Musashi mengatakan, orang-orang terdahulu pada masa bugis menggunakan batu bata semacam ini untuk membuat sebuah candi.

VIDEO Highlight - Persib Bandung Tumbangkan Pesija Jakarta 2-0, Ezechiel Kembali Gagal Penalti

"Ini mirip seperti bentuk batu bata pada pada candi di Kecamatan Trowulan Mojokerto, Muaro Jambi, kawasan percandian Batujaya Karawang, serta Candi Bojongmenje Bandung juga memiliki kemiripan," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Senin (28/10/2019).

Meski demikian dirinya belum bisa memperkirakan secara pasti pada tahun berapa usia candi itu dibuat.

Namun, pembuatan candi di Indramayu ini diperkirakan dibangun sebelum ajaran Agama Islam menyebar di Kabupaten Indramayu.

Jaipong dan Tari Merak Siswi SMK 10 Bandung Pukau Penonton Festival Dance Around the World di London

"Perlu ada sebuah penelitian khusus untuk memastikan usia dari batu bata kuno ini," ucapnya.

Sementara itu, untuk memastikan kebenaran dari situs sejarah yang diduga candi itu pihaknya juga mengundang Balai Arkeologi (Balar) Jawa Barat untuk menindaklanjuti temuan tersebut.

Halaman
1234
Penulis: Handhika Rahman
Editor: Mutiara Suci Erlanti
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved