Menjelang Pilwu Serentak, Imron Rosyadi Kembali Tegaskan Untuk Tetap Jaga Kondusifitas‎

Menjelang Pilwu Serentak, Imron Rosyadi Kembali Tegaskan Untuk Tetap Jaga Kondusifitas‎.

Menjelang Pilwu Serentak, Imron Rosyadi Kembali Tegaskan Untuk Tetap Jaga Kondusifitas‎
Tribuncirebon.com/Siti Masithoh
Bupati Cirebon, Imron Rosyadi. 

Laporan wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Bupati Cirebon, Imron Rosyadi, mengimbau kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Cirebon untuk tetap menjaga kondusifitas hingga pelaksaan pemilihan kuwu (pilwu) serentak yang akan dilaksanakan pada Minggu (27/10/2019).

Imron Rosyadi menuturkan, untuk tetap menjaga situasi dan kondisi tetap aman.

 Sabtu (24/10/2019) ini, akan diadakan apel gabungan dengan Polres Cirebon serta perwakilan kuwu dan calon kuwu di Kabupaten Cirebon.

Memasuki Masa Tenang, Polres Cirebon Minta Calon Kuwu Tidak Kampanye Hingga Waktu Pemilihan

"Jangan sampai ada keributan saat penyelenggaraan," kata Imron saat ditemui di Komplek Perkantoran Pemkab Cirebon, Kecamatan Sumber, Jumat (25/10/2019).

Sejumlah kecurangan yang kerap terjadi pada penyelenggaran Pilwu serentak, yaitu, kampanye hitam, serangan fajar, mendukung terlalu berlebihan, dan saling melecehkan satu lain.

Imron Rosyadi mengatakan, pihaknya akan terus melakukan monitoring ke seluruh wilayah desa yang mengadakan pilwu serentak, sehingga tetap aman sampai pascapemilihan.

Lucinta Luna Diejek Netizen Lagi, Kali Ini Malah Dibilang Mirip Kuyang, Mau Lihat?

"‎Harus aman. Saya waktu itu bersaing dengan orang-orang dalam pemilihan, tetapi sudahnya kembali bersama," katanya.

Sebelumnya, pada Kamis (24/10/2019), ratusan pendukung empat calon kuwu di Desa Ujungsemi, Kecamatan Kaliwedi, Kabupaten Cirebon,‎ mendatangi balai desa, karena diduga ada kecurangan yang dilakukan oleh panitia penyelenggara.

‎Kecurangan yang dilakukan oleh panitia Pilwu tersebut yakni, membuka sejumlah map berisikan surat suara dan mencoblos sebagian kertas suara, dilakukan pada Kamis dini hari (24/10/2019).

Akibatnya, ratusan massa yang mendatangi balai Desa Ujungsemi, nyaris menganiaya oknum panitia pelaksana p‎ilwu ketua pemilihan pilwu.

Suami Pergoki Istri Sah Berzina dengan Pria Lain, Si Pria Kaget, Istri Langsung Lari ke Kamar Mandi

Namun tidak terjadi karena telah diamankan langsung oleh aparat kepolisian.

‎Ketua BPD Ujungsemi, Kadula, mengatakan, pihaknya memutuskan untuk memberhentikan oknum tesebut‎, lantaran terbukti melakukan pelanggaran yang menyebabkan kemarahan ratusan orang.

"Keputusan ini berdasarkan kemauan masyarakat," katanya.

Penulis: Hakim Baihaqi
Editor: Mutiara Suci Erlanti
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved