Kabar Selebritis

Marshanda Dihujat Bertubi-tubi, Foto Terbarunya Bikin Netizen Muak, Dianggap Sengaja Pamer Payudara

Artis cantik Marshanda tiba-tiba menjadi perbincangan panas netizen di media sosial. . .

Marshanda Dihujat Bertubi-tubi, Foto Terbarunya Bikin Netizen Muak, Dianggap Sengaja Pamer Payudara
Kolase
Marshanda 

Pada tahun 2009, Marshanda didiagnosis mengidap gangguan mental yang disebut bipolar.

Pengidap bipolar mengalami perubahan emosi yang drastis.

Ia dapat merasakan gejala mania seperti sangat senang dan depresif atau terpuruk dalam waktu yang berdekatan.

Marshanda
Marshanda (Instagram)

Saat itu, Marshanda mengaku sedang depresi, halusinasi, hingga tak bisa tidur.

Melansir dari Kompas.com, Marshanda juga memendam rasa sedih ketika orangtuanya bercerai sejak ia masih kecil.

Meski sudah didiagnosis mengidap bipolar oleh dokter, Marshanda belum bisa menerima kenyataan tersebut.

Ia merasa tak ada yang salah pada dirinya hingga didiagnosis sebagai pengidap bipolar.

 Ini Konsep Pakaian yang Dikenakan Marshanda Saat Gelaran FFB 2018 di Bandung

Bahkan, hubungan Marshanda dengan sang ibunda merenggang.

Melalui email, ibunda Marshanda, sering mengirim informasi mengenai gangguan bipolar.

Jangankan dibaca, email tersebut langsung dihapus oleh Marshanda.

"Setiap ada email, aku hapus. Aku enggak pengin tahu. Aku cuekin," kata artis yang kerap disapa Caca itu di acara Living Inside Bipolar Mind yang digelar mahasiswa psikologi Universitas Atma Jaya, Rabu (30/3/2016).

Marshanda
Marshanda (Instagram)

Bagi Marshanda yang saat itu berusia 20 tahun, menerima kenyataan mengidap bipolar sungguh berat.

Ia juga tak paham betul apa itu bipolar.

Marshanda juga takut dicap sebagai manusia mengerikan oleh orang lain.

Mantan istri Ben Kasyafani itu mengaku lebih nyaman berkawan dengan orang yang cenderung menggunakan otak kanan dalam berpikir.

 Marshanda Persembahkan Penghargaan Pemeran Wanita Terpuji Serial Televisi FFB 2018 untuk Anaknya

"Aku bertemu dengan lingkungan yang bagi mereka tuh bipolar bukan sakit dan mereka membuat aku merasa, aku enggak mengerikan."

"Mereka membuat aku merasa normal kalau aku nangis. Mereka kecenderungannya otak kanan, ya kayak seniman, suka berimajinasi," ungkap Marshanda.

Setelah empat tahun bergumul dengan emosi dan penolakannya atas gangguan bipolar, Marshanda mulai tersadar.

Ilustrasi Bipolar.
Ilustrasi Bipolar. (onedio.co)

Perlahan Marshanda menerima kenyataan bahwa dirinya mengidap gangguan bipolar.

"Dari 2013, akhirnya aku mempelajari bipolar itu apa. Aku belajar banyak," ujarnya.

Setiap pengidap bipolar memiliki kondisi berbeda-beda dan terapi yang digunakan juga menyesuaikan tipe bipolar yang dimiliki.

Bagi Marshanda, salah satu cara dirinya untuk tetap bisa mengendalikan emosinya adlaah menulis lima hal positif di buku hariannya.

Ia menyebutnya 'Diari Kesyukuran'.

"Setiap malam menjelang tidur, saya selalu menulis lima hal positif yang sudah saya syukuri selama seharian saya beraktivitas, dan ini membantu saya untuk berpikir positif," katanya.

 Roy Kiyoshi Bongkar Foto yang Selalu Dibawa Marshanda, Suasana Jadi Haru dan Mata Berkaca-kaca

Selain itu, Marshanda juga mengkonsumsi obat untuk menyeimbangkan neurotransmitter di otaknya.

Pengidap bipolar memiliki gangguan pada neurotransmitter di otak sehingga hormon pengidap bipolar tak seimbang.

Hal itu yang menyebabkan pengidap bipolar mengalami episode mania (sangat senang) dan depresif (sangat terpuruk) secara drastis.

Bagi Marshanda, obat itu diibaratkan sebagai suplemen untuk hormon.

"Di otak bipolar kan enggak seimbang, ada serotonin, dopamin, nah pada orang bipolar ada hormon yang keluarnya sedikit. Kalau aku sedikit serotonin," katanya.

Marshanda akan cenderung mengalami episode depresi, jika serotonin di otaknya sangat rendah.

Sebaliknya bila serotonin melonjak tinggi, ia bisa jadi terlalu bersemangat dan sangat energik.

Selain itu, Marshanda juga menyemangati penderita bipolar agar tak terpengaruh stigma negatif masyarakat.

Ia mengatakan orang dengan bipolar bisa lepas obat jika sudah terkendali.

Penulis: Fauzie Pradita Abbas
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved