19 BPR Se-Kabupaten Cirebon Dimerger Jadi 2 BPR, OJK Apresiasi Langkah Bupati Imron Rosyadi

Pihaknya mengakui untuk memperkuat industri BPR yang sehat dan produktif diperlukan kelembagaan BPR dengan dukungan permodalan yang kuat.

19 BPR Se-Kabupaten Cirebon Dimerger Jadi 2 BPR, OJK Apresiasi Langkah Bupati Imron Rosyadi
TribunCirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Heru Kristiyana (keempat kiri), dan Bupati Cirebon, Imron Rosyadi (ketiga kanan), beserta sejumlah pejabat saat Launching Merger PD BPR se-Kabupaten Cirebon di The Radiant Convention Hall, Kecamatan Beber, Kabupaten Cirebon, Kamis (24/10/2019). 

Laporan Wartawan TribunCirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengapresiasi langkah Bupati Cirebon, Imron Rosyadi, untuk memerger PD Bank Perkreditan Rakyat (BPR) se-Kabupaten Cirebon.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Heru Kristiyana, mengatakan, penggabungan BPR milik Pemkab Cirebon itu sebagai langkah strategis bupati.

Ia meyakini, upaya tersebut dapat memberikan dampak yang positif bagi BPR dalam menjawab berbagai tantangan yang dihadapi.

"Dari mulai permodalan, SDM, teknologi informasi, produk danblayanan serta persaingan dengan lembaga jasa keuangan lainnya," ujar Heru Kristiyana saat ditemui usai Launching Merger PD BPR se-Kabupaten Cirebon di The Radiant Convention Hall, Kecamatan Beber, Kabupaten Cirebon, Kamis (24/10/2019).

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Heru Kristiyana, ditemui usai Launching Merger PD BPR se-Kabupaten Cirebon di The Radiant Convention Hall, Kecamatan Beber, Kabupaten Cirebon, Kamis (24/10/2019).
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Heru Kristiyana, ditemui usai Launching Merger PD BPR se-Kabupaten Cirebon di The Radiant Convention Hall, Kecamatan Beber, Kabupaten Cirebon, Kamis (24/10/2019). (TribunCirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi)

Ia mengatakan, BPR hasil merger tersebut diharapkan dapat mengembangkan bisnis sekaligus memberikan kontribusi bagi perekonomian.

Terutama di wilayah Kabupaten Cirebon maupun bagi peningkatan pendapatan asli daerah.

Menurut Heru, kehadiran BPR masih sangat dibutuhkan oleh masyarakat karena banyak layanan BPR yang tidak dapat diberikan oleh bank umum atau lembaga keuangan lainnya.

Nora Alexandra Ngaku Jerinx SID Bikin Meledak 11 Kali Semalam: Kamu Bandel Suka Jebol Gawangku

Marshanda Dihujat Bertubi-tubi, Foto Terbarunya Bikin Netizen Muak, Dianggap Sengaja Pamer Payudara

Di antaranya, lokasi yang dekat, layanan yang cepat dan sederhana dengan mengedepankan pendekatan personal dan metode jemput bola, serta karakteristik produk yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat sekitar.

"OJK terus berupaya mendorong industri perbankan termasuk BPR untuk memperkuat kelembagaannya dengan meningkatkan struktur permodalan melalui merger," kata Heru Kistiyana.

Ia mengatakan, merger BPR merupakan bagian dari Program Konsolidasi Perbankan dalam rangka memperkuat industri perbankan.

Pihaknya mengakui untuk memperkuat industri BPR yang sehat dan produktif diperlukan kelembagaan BPR dengan dukungan permodalan yang kuat.

"Agar BPR dapat menyediakan dana bagi sektor rill khususnya usaha mikro dan kecil serta agar BPR dapat menyerap risiko-risiko yang mungkin terjadi," ujar Heru Kistiyana.

TERBONGKAR Sosok Sebenarnya Suami Nella Kharisma, Ternyata Benar-benar Bukan Orang Sembarangan

PENAMPILAN Seksi Krisdayanti di Foto Ini Panen Kritik, Bagian Paha Terlihat, Dibilang Tak Pantas

Peluncuran merger PD BPR di Kabupaten Cirebon dilakukan Heru Kristiyana bersama Bupati Cirebon, Imron Rosyadi, dan dihadiri berbagai pimpinan lembaga serta institusi dari Pemerintahan di Wilayah III Cirebon.

Dalam kesempatan itu, Bupati Cirebon, Imron Rosyadi, mengatakan, Pemerintah Kabupaten Cirebon yang sebelumnya memiliki 19 BPR yang 7 di antaranya dimiliki bersama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, telah melakukan merger atau penggabungan sejak beberapa waktu lalu.

"Saat ini, sebanyak 12 BPR telah bergabung menjadi PD BPR Babakan, sementara 7 BPR lainnya bergabung menjadi PD BPR Astanajapura," kata Imron Rosyadi. (*)

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved