NADIEM Makarim Jadi Mendikbud, Malah Jadi Candaan Warganet: Sistem Penilaian Dikasih Bintang 1-5
Pendiri sekaligus mantan CEO Gojek, Nadiem Makarim, resmi dilantik oleh Presiden Joko Widodo sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.
Penulis: Mutiara Suci Erlanti | Editor: Mutiara Suci Erlanti
TRIBUNCIREBON.COM - Pendiri sekaligus mantan CEO Gojek, Nadiem Makarim, resmi dilantik oleh Presiden Joko Widodo sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Kabinet Indonesia Maju, Rabu (23/10/2019).
Banyak warganet yang melontarkan komentar lucu di Twitter.
Salah satunya adalah vlogger sekaligus peraih beasiswa pendidikan penuh di Jepang, Jerome Pollin.
• SUSUNAN Menteri Kabinet Indonesia Maju, Jokowi Beri 7 Pesan Saya Bisa Copot Di tengah Jalan
Dilansir dari Kompas.com, setelah diresmikan susunan Kabinet Indonesia Maju 2019-2014, Jerome Pollin berkicau di Twitter-nya,
"Sebenernya aku udah tahu sih kalo Nadiem jadi mendikbud wkwkwk Guys, something big is going to happen soon! Semoga pendidikan Indonesia makin maju! mantapjiwaa!."
Jerome juga berandai, hal ini yang bisa dilakukan oleh Nadiem saat menjadi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan:
• Gantikan M Prasetyo Jadi Jaksa Agung, Ternyata ST Burhanuddin Lahir di Cirebon Bukan Orang Sembarang
"Nadiem jadi mendikbud: 1. Bayar makanan di kantin pake gopay 2. Bayar spp, seragam, buku, dll pake gopay 3. Antar jemput sekolah pake gojek/gocar 4. Kalo mau pesen makanan dari luar pake gofood. 5. Bersihin sekolah pake go-clean 6. Kalo pegel pijit pake go-massage Wkwkkw"
Tidak hanya pembayaran dan fasilitas yang dituturkan oleh Jerome, ia juga iseng menulis di Twitter-nya bahwa sistem penilaian tugas bisa digunakan bintang 1-5. Tidak ada lagi penilaian menggunakan angka 0-100.
"Nanti semua sistem penilaian diganti dari yang biasanya angka 0-100, jadi pake bintang 1-5. Whahah," candanya.
Meski Jerome menunjukkan keisengannya, ia sangat mendukung Nadiem menjadi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.
Berharap membawa pendidikan Indonesia semakin maju dan akan ada hal besar yang dilakukan oleh Nadiem terhadap pendidikan Indonesia. (*)
PROFIL Nadiem Makarim
Nadiem Makarim dinilai sebagai salah satu orang berpengaruh besar dalam perekonomian di Indonesia.
Kesuksesannya mengelola perusahaan menjadi daya tarik tersendiri di mata publik.
Dilansir dari Tribun Jabar, sosoknya juga telah menjadi banyak panutan orang dalam berbisnis.
• Tak Ada Sosok Susi Pudjiastuti di Kabinet Indonesia Maju Digantikan Edhy Prabowo, Ke Mana Bu Susi?
Berikut eberapa fakta-fakta menarik tentang kehidupan bos perusahaan Gojek ini.
1. Lahir di Singapura
Pria bernama lengkap Nadiem Anwar Makarim ini lahir di Singapura 4 Juli 1984.
Usianya sekarang menginjak 35 tahun.
2. Silsilah Keluarga
Putra dari pasangan Nono Anwar Makarim dan Atika Algadri adalah anak bungsu dari tiga bersaudara.
Ayahnya merupakan seorang aktivis dan pengacara.
• Jual Perawan Terbongkar di Bogor Lewat Prostitusi Online, Tarif Gadis Perawan Rp 20 Juta Semalam
Sedangkan ibunya bekerja sebagai penulis lepas dan merupakan putri dari seorang sosok perintis kemerdekaan Indonesia, Hamid Algadri.
Melansir dari Wikipedia.org, Hamid Algadri adalah seorang pejuang perintis kemerdekaan Indonesia keturunan Arab yang berjasa dalam perundingan Linggarjati, perundingan Renville, KMB, dan salah satu anggota parlemen pada masa awal berdirinya negara Republik Indonesia.
Pada tahun 2014, Nadiem pun menikah dengan wanita bernama Franka Franklin.
• Adiknya Dipilih Jadi Jaksa Agung oleh Presiden Jokowi, Sang Kakak TB Hasanuddin Beri Wejangan Ini
3. Pendidikan

Nadiem Makarim mengenyam pendidikan dasar dan menegah pertamanya di Jakarta.
Ketika melanjutkan ke pendidikan SMA, Nadiem pindah bersekolah di Singapura.
Lulus SMA, Nadiem pun memutuskan untuk melanjutkan pendidikannya di jurusan International Relations di Brown University, Amerika Serikat.
• TERUNGKAP, Walkot Surabaya Bu Risma Akui Sempat Ditawari Menteri Oleh 2 Sosok Ini: Saya Ndak Mau
Ia mengenyam pendidikan di Brown University dari tahun 2002 hingga 2006.
Tiga tahun kemudian, ia pun melanjutkan pendidikan pasca-sarjana di Harvard Business School dan mendapatkan gelar Master of Business Administration (MBA).
4. Awal Karier
Nadiem merintis kariernya dengan bergabung bersama perusahaan Mckinsey & Company yang berbasis di Jakarta pada tahun 2006.
Ia direkrut perusahaan tersebut sebagai konsultan manajemen selama tiga tahun.
Nadiem juga bekerja di Zalora Indonesia sebagai Co-Founder serta Managing Editor.
Ia kemudian memutuskan keluar dari Zalora dan bekerja di Kartuku sebagai Chief Innovation Officer.
• Lucinta Luna Jatuh Sakit Hingga Kepala Diperban, Sebelumnya Dikabarkan Nikah dan Cerai Dengan Aktor
5. Mendirikan Gojek

Di tahun 2011, Nadiem Makarim mulai merintis perusahaannya yang kemudian dikenal dengan Gojek.
Gojek merupakan aplikasi pesan ojek online yang telah berkembang besar di Indonesia.
Perusahaan itu disebut memperoleh pendanaan sebesar USD 550 juta atau setara dengan Rp7,2 triliun pada 2016 lalu.
• Cari Tempat Asyik Buat Nongkorng Bareng Temen? Ngopi Dhisik Aja, Banyak Varian Kopi dan Menu Lainnya
Gojek pun tak hanya menyediakan jasa pesan ojek online saja, namun juga jasa antar barang (Go-Send), makanan (Go-Food), kebersihan, massage, dan lain-lain.
Kini, aplikasi Gojek bahkan telah beroperasi di 50 kota di negara-negara Asia Tenggara.
Berdasarkan riset terbaru yang dilakukan oleh Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI), Gojek disebut telah berkontribusi sebesar Rp 9,9 triliun per tahun kepada perekonomian Indonesia.
Susunan Menteri
Presiden Jokowi mengumumkan nama-nama menteri anggota kabinet pemerintahannya lima tahun ke depan periode 2019-2024.
Jokowi memperkenalkan susunan menteri dengan nama Kabinet Indonesia Maju.
Dilansir dari tribunnews.com, Jokowi memperkenalkan nama-nama menterinya sambil lesehan duduk bersama para menteri di tangga Istana Merdeka Jakarta, Rabu (23/10/2019) pagi.
• Jabatan Menpora Diisi Tokoh Parpol Golkar Zainudin Amali, Siapa Dia? Ini Profil Singkatnya
DIlansir dari tribunnews.comBerikut nama-nama menteri dan jabatannya yang resmi diumumkan Jokowi :
• BREAKING NEWS - Akhirnya, Presiden Jokowi Umumkan Nama Menteri Kabinet Indonesia Maju, Tak Ada AHY
1. Prof Mahfud MD, Menko Polhukam
2. Airlangga Hartarto, Menko Perekonomian
3. Prof Muhadjir Effendy, Menko PMK
4. Luhut Binsar Pandjaitan, Menko Kemaritiman dan Investasi
5. Prabowo Subianto, Menteri Pertahanan
6. Pratikno, Menteri Sekretaris Negara
7. Mohammad Tito Karnavian, Menteri Dalam Negeri
8. Retno LP Marsudi, Menteri Luar Negeri
9. Fachrul Razi, Menteri Agama
10. Yassona Hamonangan Laoly, Menteri Hukum dan HAM
11. Sri Mulyani Indrawati, Menteri Keuangan
12. Nadiem Anwar Makarim, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan
13. Terawan Agus Putranto, Menteri Kesehatan
14. Juliari Batubara, Menteri Sosial
15. Ida Fauziah, Menteri Tenaga Kerja
16. Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Perindustrian
17. Agus Suparmanto, Menteri Perdagangan
18. Arifin Tasrif, Menteri ESDM
19. Basuki Hadimuljo, Menteri Pekerjaan Umum.
20. Budi Karya Sumadi, Menteri Perhubungan
21. Jhonny G Plate, Menteri Komunikasi dan Informasi
22. Syahrul Yasin Limpo, Menteri Pertanian
23. Siti Nurbaya Bakar, Menteri LHK dan Kehutanan
24. Edhy Prabowo, Menteri Kelautan dan Perikanan
25. Abdul Halim Iskandar, Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi
26. Sofyan Djalil, Menteri Agraria dan Tata Ruang
27. Suharso Monoarfa, Menteri PPN dan Kepala Bappenas
28. Tjahjo Kumolo, Menpan RB
29. Erick Thohir, Menteri BUMN
30. Teten Masduki, Menteri Koperasi dan UKM
31. Wisnutama, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
32. I Gusti Ayu Bintang Puspayoga, Menteri PPPA
33. Bambang Brojonegoro, Menristek dan Kepala Riset Invonasi Nasional
34. Zainuddin Amali, Menpora
35. Moeldoko, Kepala Staf Kepresidenan RI
36. Pramono Anung, Sekretaris Kabinet
37. Bahlil Lahadalia , Kepala BKPM
38. ST Burhanuddin, Jaksa Agung