Pipa Pertamina Meledak

Seorang WNA Cina Operator Crane KCIC Tewas Terkena Ledakan Pipa Pertamina di Sisi Tol Purbaleunyi

Anggota melakukan rekayasa lalu lintas di jalur arah Jakarta maupun Cileunyi. Kendaraan arah Jakarta dialihkan ke jalur lambat.

Seorang WNA Cina Operator Crane KCIC Tewas Terkena Ledakan Pipa Pertamina di Sisi Tol Purbaleunyi
Tribun Jabar/Syarif Pulloh
Pipa Pertamina di Kampung Mancong, Kelurahan Utama, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi meledak dan terbakar, Selasa (22/10/2019). 

Laporan Wartawan Tribun, Mega Nugraha

TRIBUNCIREBON.COM.BANDUNG - Seorang pekerja proyek kereta cepat Jakarta-Bandung di KM 130 atau lokasi kebakaran dengan obyek terbakar diduga pipa Pertamina, dikabarkan meninggal dunia dalam ledakan pipa tersebut, Selasa (23/10).

"Betul petugas lapangan melaporkan ada korban jiwa. Operator crane proyek kereta cepat," ujar Indrahadi, petugas Damkar Kota Cimahi saat dihubungi via ponselnya.

Saat ini, pekerja proyek tersebut kata dia, sudah dibungkus kain jenazah untuk dievakuasi.

"Sudah dievakuasi, identitasnya belum diketahui," ujar Indrahadi. Dari foto yang diterima Tribun dari Indrahadi, tampak seorang pria terkapar di dekat alat berat, tidak jauh di lokasi kebakaran.

Hal senada dikatakan Pepen, petugas Damkar Kabupaten Bandung yang sempat ditugaskan di lokasi kebakaran. Informasi yang dihimpun, kebakaran bermula dari aktivitas crane yang kena  jalur pipa milik PT Pertamina.

"Tadi ada pekerja proyek yang terkapar di sekitar lokasi kejadian," ujar Pepen.

Korban yang meninggal adalah seorang WNA Cina. 

Seorang WNA pekerja alat berat meninggal dunia hangus terbakar akibat ledakan pipa minyak yang terjadi di Kampung Mancong, Kelurahan Utama, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi, pada Selasa (22/10/2019).

Kapolda Jawa Barat Irjen Rudy Sufahriadi mengatakan kejadian kebakaran hebat ini saat melaksanakan proyek kereta cepat.

"Ini sedang melaksanakan kereta cepat, diduga ada petugas yang sedang menancapkan benda keraz terkena pipa gas pertamina," ujar Rudy.

Pria Ini Ditemukan Tewas di Pinggir Sawah di Kampung Lengo, Diduga Alami Kecelakaan Saat Berkendara

GURU Ini Mengira Muridnya Depresi Karena Gambar Yang Dibuatnya, Ternyata Penjelasannya Bikin Ngakak

Kejadian itu terjadi sekitar pukul 14.00 WIB.

Dan pihaknya sedang menunggu dari pihak Pertamina untuk memadamkan api menggunakan alat khusus.

"Kejadiannya 14.00 WIB sekarang sedang ditangani menunggu dari pertamina yang khusus memadamkan api yang berasal dari pipa pertamina," ujarnya.

Sementara itu, Rudy mengungkapkan kejadian itu terdapat korban MD seorang operator.

"Juga kemungkinan korban (MD) operator alat berat tersebut, kita akan teliti setelah api padam," ujarnya.

Nia Ramadhani Berbikini Hitam di Kolam Renang Jadi Perbincangan, Dibilang Makin Tua Makin Hot Moms

HEBOH Ekspresi Ashanty Saat Foto Bareng Aurel, Istri Anang Tampak Sedih, Pandangan Kosong, Ada Apa?

Terkena Alat Berat KCIC

Kepala Humas PT Kereta Api Cepat Indonesia - China (KCIC) Denny Yusdiana mengatakan pihaknya mendapat laporan ada kebakaran diduga dari pipa pertamina di wilayah kerja proyek kereta cepat Jakarta-Bandung, Selasa (22/10).

Adapun lokasi kebakaran berada di sekitar KM 130 Tol Padaleunyi. Di lokasi kebakaran, terdapat alat berat dan berdekatan dengan proyek kereta cepat Jakarta-Bandung itu.

"Lokasi (kebakaran) memang berdekatan dengan proyek kereta cepat. Disana ada pengerjaan pilar-pilar‎," ujar Denny saat dihubungi via ponselnya.

MEMBONGKAR Sosok Sebenarnya Suami Nella Kharisma, Ternyata Bukan Orang Sembarangan

Hanya saja, ia belum mengetahui pasti ihwal penyebab kebakaran. Apakah bocornya pipa pertaminan itu berkaitan dengan aktifitas pengerjaan proyek kereta cepat.

"Karena tim dari kami sedang menginvestigasi kesana apakah penyebabnya berkaitan dengan pengerjaan proyek atau tidak. Penyebab pastinya sedang kami investigasi," kata Denny.

Disinggung soal korban jiwa dalam proyek itu karena terimbas kebakaran, Denny belum mengetahuinya.

"Sedang kami cek kesana," ujar Denny.‎

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko menambahkan, kebakaran berimbas ke Jalan Tol Padaleunyi.

"Anggota melakukan rekayasa lalu lintas di jalur arah Jakarta maupun Cileunyi. Kendaraan arah Jakarta dialihkan ke jalur lambat. Kemudian arah Cileunyi, disitu ada U turn, nanti belok dan keluar Tol Pasteur," ujarnya.

Kata dia, rekayasa dilakukan untuk mempermudah petugas Damkar untuk memadamkan api.

Sebelumnya diberitakan, 

Kabakaran menimpa pipa minyak milik Pertamina di Kampung Mancong, Kelurahan Utama, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi.

Lokasi kebakaran tersebut tak jauh dari tol Purbaleunyi.

Kapolsek Margaasih, AKP Iwan mengatakan lokasi kebakaran diduga menimpa pipa gas ini letaknya di Kota Cimahi.

"Ini masih dilakukan koordinasi antar Damkar dan BPBD terus ada anggota saya yang lebih dekat di TKP," ujar Iwan dilokasi.

Saat disinggung pipa minyak yang terbakar, Iwan pun memungkin bahwa objek yang terbakar merupakan pipa minyak milik Pertamina.

"Mungkin, tapi belum bisa menyimpulkan karena anggota masih disana," ujarnya.

Pihaknya pun belum bisa memastikan penyebab kebakaran tersebut.

"Sumber belum diketahui," ujarnya.

Terkait lalulintas, pihaknya berkoordinasi dengan pihak JPR untuk menutup sementara waktu.

"Lalu lintas masih lumpuh dialih koordinasi dengan PJR," ujarnya.

Sementara, asap hitam membumbung tinggi hingga ratusan meter.

Terdengar juga ledakan di lokasi kebakaran.

Terasa Gempa

Warga di Kampung Babakan Margaasih, Lagadar, Kabupaten Bandung, yang jaraknya sekitar 500 meter dari lokasi kebakaran hebat menimpa pipa minyak di Kampung Mancong, Kelurahan Utama, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi, pada Selasa (22/10/2019).

Ahmad (27) warga Babakan Margaasih sebelum kejadian kebakaran hebat pipa minyak dirinya sedang telponan dengan teman. Tak berselang lama dirinya mendengar ledakan.

"Kejadiannya sekitar pukul Pukul 12.30 mendengar ledakan dua kali. Lagi telponan dengar suara ledakan,," ujarnya.

Saat itu, Ahmad pun melihat api dan asap membumbung tinggi dari lokasi pipa minyak tersebut.

Selain, saat mendengar ledakan, Ahmad mengaku dirinya merasakan getaran seperti gempa.

"Ada getaran seperti gempa," ungkapnya.

Asap Tebal Membubung Tinggi

Asap tebal berwarna hitam pekat masih membumbung tinggi dalam kebakaran pipa minyak di Kampung Mancong, Kelurahan Utama, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi, Selasa (22/10/2019).

Pantauan Tribun Jabar, Petugas Pemadam Kebakaran Kota Cimahi terus berupaya untuk memadamkan api yang terus berkobar karena di lokasi kejadian juga angin yang berhembus cukup kencang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebakaran tersebut diduga akibat adanya hantaman keras oleh alat bor yang sedang mengerjakan pembuatan jalur Kereta Cepat Indonesia Cina (KCIC) pada pipa Pertamina.

Hingga pukul 16.00 WIB, kobaran api masih terlihat sangat besar dan belum menunjukkan tanda-tanda api akan segera padam, karena di lokasi kejadian banyak suplai bahan bakar minyak di pipa yang bocor.

Komandan Regu I Damkar Kota Cimahi, Indrahadi, mengatakan, saat ini pihaknya masih berupaya melakukan pemadaman dengan penyemprotan titik api dari segala arah karena angin yang berhembus membuat api sulit dipadamkan.

"Upaya pemadaman sendiri idealnya menggunakan bahan kimia berjenis typhol yang disemburkan ke titik kebakaran dan akan berubah menjadi busa yang meredam nyala api," ujarnya di lokasi kejadian.

Pihaknya juga saat ini sudah membawa cairan kimianya dan sudah berkoordinasi dengan Pertamina, bahwa mereka juga sudah siap untuk membantu melakukan pemadaman.

"Selain itu, Pertamina juga harus menghentikan suplai bahan bakar dari pipa Ujung Berung agar dihentikan, hal itu tujuannya untuk mengecilkan nyala api," katanya.

Untuk melakukan pemadaman, Damkar Kota Cimahi menerjunkan 5 unit pancar, 2 unit rescue, dan 1 mobil komando. Sedangkan dari Pemadam Kabupaten Bandung diterjunkan 2 unit pancar dan 1 rescue. (*)

Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved