Pengrajin Batik Majalengka Luncurkan Cap Motif Edelweiss, Lihat Keindahannya

Pengrajin Batik asal Kecamatan Jatiwangi, Kabupaten Majalengka, Turwiati (63) meluncurkan motif Edelweiss dalam festival Edelweiss

Pengrajin Batik Majalengka Luncurkan Cap Motif Edelweiss, Lihat Keindahannya
Tribun Cirebon.com/Eki Yulianto
Cap Batik Motif Edelweiss 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON, MAJALENGKA - Pengrajin Batik asal Kecamatan Jatiwangi, Kabupaten Majalengka, Turwiati (63) meluncurkan motif Edelweiss dalam festival Edelweiss, Sabtu (19/10/2019).

Festival yang digelar di Bukit Perkemahan (Buper) Cidewata di Desa Payung, Kecamatan Rajagaluh, Kabupaten Majalengka itu, pengrajin tersebut memperkenalkan motif batik Edelweiss melalui cara cap.

Turwiati menjelaskan, dengan cara di cap, membatik dirasa lebih mudah dikerjakan tanpa mengurangi nilai batiknya.

Sehingga, meski belum memiliki keahlian membatik, orang yang ingin mencoba membatik dapat dengan mudah mengerjakannya.

"Jadi mudah, yang kita butuhkan hanya kain, bahan cetak motif dan malam atau lilinnya. Nanti malam itu tinggal dipanaskan hingga mencair, lalu cetakan dengan motif yang kita inginkan masukan ke dalam wadah malam yang telah dipanaskan, lalu tempelkan deh ke kain putih," ujar Turwiati saat ditemui di standnya, Sabtu (19/10/2019).

Wanita yang sudah sejak 2009 menggeluti batik itu mengatakan, dengan diadakannya festival Edelweiss itu, dirasa cocok untuk mengenalkan batik motif Edelweiss.

Menurutnya, batik motif Edelweiss dinilai baru dalam penjualan dan pemasaran di dunia batik.

"Ya semoga dengan saya dan teman-teman mengenalkan motif batik di sini dapat dilirik oleh para pecinta batik, apalagi motif tersebut dirasa cocok dengan suasana di sini yang sedang mengkampanyekan konservasi batik," ucap dia.

Turwiati menambahkan, selain mengenalkan batik motif Edelweiss, selama dirinya terjun di bisnis membantik ada 10 jenis motif yang telah ia buat.

Indramayu Pecahkan Rekor Pembuatan Batik Complongan Sepanjang 100 Meter Dalam Waktu 492 Detik

Daun Pelem, Kearifan Lokal Nan Berestetika Tinggi Jadi Sorotan di Fashion Show Ekspresi Batik Paoman

Fashion Show Batik Paoman Digelar di Indramayu, Para Peserta Lakukan Catwalk

Dari sekian banyak motif, motif bunga genteng dirasa paling banyak yang dicari.

"Kami memiliki berbagai motif, ada motif udang rentang, bunga genteng, cerobong asap, Talaga Manggung, keluarga berencana dan masih banyak lagi," kata wanita berusia 63th itu. (*)

Penulis: Eki Yulianto
Editor: Muhamad Nandri Prilatama
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved