Breaking News:

Gunung Bohong Diledakkan untuk Proyek KCIC, Warga Bilang Itu Sangat Berbahaya, Pertanyakan Amdal

ktivitas pengeboman tersebut dilakukan tanpa memikirkan keselamatan warga sekitar karena aktivitasnya dilakukan tanpa ada kajian

Editor: Machmud Mubarok
Tribun Jabar/Hilman Kamaludin
Warga Kompleks Tipar Silih Asih saat menunjukkan dinding rumahnya yang retak. 

Laporan Wartawan Tribun, Hilman Kamaludin

TRIBUNCIREBON.COM, PADALARANG - Adanya aktivitas pengeboman di Gunung Bohong, Kabupaten Bandung Barat (KBB) untuk membuat lobang inlet tunnel 11 atau terowongan Kereta Cepat Indonesia Cina (KCIC) dinilai membahayakan warga.

Rumah warga yang paling dekat dengan proyek tersebut yakni warga Komplek Tipar Silih Asih, RT/13 Desa Laksana Mekar, Kecamatan Padalarang, mereka sudah merasa khawatir dengan adanya aktvitas tersebut.

Menurut ketua RW 13, Ahmad Sutisna, aktivitas pengeboman tersebut dilakukan tanpa memikirkan keselamatan warga sekitar karena aktivitasnya dilakukan tanpa ada kajian serta tidak memiliki izin Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal).

"Saya kan tahu masalah Amdal, makanya setelah adanya pengeboman itu saya tanyakan ke pekerja proyek KCIC Amdalnya, tapi tidak bisa menunjukan," ujarnya saat ditemui di kediamannya, Jumat (18/10/2019).

Bahkan, kata Ahmad, aktivitas pengeboman itu dilakukan tanpa sosialisasi dulu ke warga setempat. Pada tahun 2016 lalu pekerja proyek KCIC hanya melakukan sosialisasi pengeboran, bukan pengeboman.

"Sekarang pengerjaannya malah dibom, akibatnya menyebabkan ratusan rumah warga disini retak-retak dan membhayakan," katanya.

Ia mengatakan, jarak antara titik awal pembuatan terowongan dengan permukiman warga terdekat hanya berjarak 750 meter, sehingga warga kerap merasakan getaran yang cukup kencang saat pengeboman dilakukan.

Gaya Hidup Janda Ini Mewah, Ternyata Hasil Membobol Duit Nasabah BNI Rp 124 Miliar, Rumahnya Saja 10

Beda Pilihan Saat Pilkades, Hajat Pernikahan Anak Tini Diboikot Warga, Tak Ada Tamu yang Datang

PERSIB Bandung Akhiri Rekor Buruk, Menang Telak 4-1 Atas Persebaya, Robert Puji Permainan Febri

Berdasarkan desain pembuatan terowongan yang dikantongi warga, kata dia, garis terowongan tersebut akan memiliki jarak terdekat dengan rumah warga, sekitar 70 meter.

"Ini baru awal, nantinya akan terus mendekat, karena setelah lihat desain pembuatan terowongan, saat di bagian tengah terowongan itu jarak dengan rumah warga semakin dekat," katanya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved