17 Santri Asal Majalengka Ikuti MQK Tingkat Provinsi Jabar 2019 di Cipasung Tasikmalaya

Sebanyak 17 santri dari berbagai Pondok Pesantren di Kabupaten Majalengka mengikuti Musabaqah Qiraatul Kutub (MQK) tingkat Provinsi Jawa Barat 2019

17 Santri Asal Majalengka Ikuti MQK Tingkat Provinsi Jabar 2019 di Cipasung Tasikmalaya
TRIBUN PONTIANAK/DESTRIADI YUNAS JUMASANI
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON, MAJALENGKA - Sebanyak 17 santri dari berbagai Pondok Pesantren di Kabupaten Majalengka mengikuti Musabaqah Qiraatul Kutub (MQK) tingkat Provinsi Jawa Barat 2019.

Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Majalengka, Yayat Hidyaat menyampaikan melalui Kepala seksi PD Pontren, Moc Risan bahwa kegiatan itu diselenggarakan di Cipasung, Tasikmalaya.

Risan mengatakan, Kafilah asal Kabupaten Majalengka mengirimkan sebanyak 23 orang yang terdiri dari 17 peserta, 3 pembina dan 3 pendamping.

"Setiap peserta mengikuti 2 cabang di setiap Marhalah, baik Ula, Wustho, dan Ulya ditambah untuk hapalan Imriti, Alfiyah dan Jauhar Maknun untuk tingkat Ponpesnya," ujar Risan, Kamis (17/10/2019).

Menurut dia, MQK pada tahun 2019 ini bisa dikatakan kegiatan yang spektakuler dengan menyertakan peserta sebanyak 800 orang.

Dibandingkan tahun 2018, jelas dia, yang hanya diikuti sebanyak 180 orang.

"Hal ini, tidak terlepas dari perhatian pemerintah dalam upaya meningkatkan kualitas dan kuantitas para peserta, sehingga mengalami perkembangan yang cukup pesat," ucap dia.

Ada Hadiah Motor, Ribuan Warga Ikuti Perlombaan yang Digelar Oleh Polres Indramayu

Kafilah Lanud Suryadarma Raih 4 Piala dalam Seleksi MTQ Tingkat Koopsau 1

Syamsuri Firdaus, Juara 1 MTQ Tingkat Internasional Diarak Keliling Bima

Selain itu, Risan juga menambahkan, kegiatan MQK juga merupakan salah satu kegiatan penunjang untuk menjadikan santri memiliki kesempatan mendapatkan pendidikan yang berkarakter.

Berwawasan kebangsaan dan lebih pentingnya lagi, lanjut dia, peningkatan dalam nuansa dan suasana religius dama berbagai aspek kehidupan.

“Semoga ke depan kegiatan MQK ini bisa lebih membumi dengan penyelenggaraan ke tingkat yang lebih bawah atau minimal Tingkat Kabupaten,” kata Risan. (*)

Penulis: Eki Yulianto
Editor: Muhamad Nandri Prilatama
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved