Belum Ada Rencana Ingin Rekreasi Ke Mana? Yuk Coba Kunjungi Destinasi Wisata di Cirebon Ini

Sebelum mampir ke Kota Cirebon, tak ada salahnya untuk berkunjung ke wisata alam Batu Lawang. Tempat wisata ini dibuka pada 2016

Belum Ada Rencana Ingin Rekreasi Ke Mana? Yuk Coba Kunjungi Destinasi Wisata di Cirebon Ini
(KOMPAS.com/Muhamad Syahri Romdhon)
Sejumlah pengunjung menikmati lokasi wisata alam Batu Lawang di Desa Cupang, Kecamatan Gempol, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Minggu Pagi (18/3/2018). Lokasi yang baru aktif satu tahun ini memiliki ciri khas pemandangan alam Kota Kabupaten Cirebon dari atas, suasana alam yang sejuk asri, dan bebatuan dan tebing menjulang. 

"Saya yakin bila dikembangkan dengan baik dapat menarik wisatawan nusantara hingga mancanegara dan tentunya dapat memberikan ekonomi bagi masyarakat," kata Imron.

Dia menambahkan, selain memiliki gedung tua berusia ratusan tahun, kawasan pecinan jamblang juga mempunyai salah satu vihara tertua di Pulau Jawa.

3. ‎Wisata Makam Sunan Gunung Jati

‎Makam Sunan Gunung Djati Cirebon tak pernah sepi dikunjungi peziarah dari berbagai daerah di Indonesia,‎ terutama saat hari-hari besar Islam.

Memasuki bagian pertama, kita akan melihat makam-makan serta dan tembok bangunan berwarna putih.

Bagian dalam kedua, kita harus melepas alas kaki dan ada banyak peziarah yang sedang berdoa, sebagian lagi ada yang sedang berwudhu dari ari yang ada di komplek makam.

Para peziarah yang sedang berdoa, berada tepat di depan pintu pertama memasuki Makam Komplek Sunan Gunung Djati.

Namun, ada pintu dari samping yang tidak bisa dimasuki sembarangan orang, hanya orang-orang tertentu yang dapat memasuki makam utama Sunan Gunung Djati.

Memasuki makam utamanya, para peziarah harus mengenakan peci dan dilarang membawa kamera.

Peziarah perempuan yang sedang menstruasi, di larang masuk ke makam utama karena makam tersebut dianggap kawasan yang suci.

Sebelum ke makam utama, kita akan melewati makam-makam lainnya,‎ ada sekitar tiga tangga untuk menuju makam utama tersebut. Temboknya dari bata yang tersusun rapi dan berwarna merah bata.

Memasuki makam utama, sungguh sejuk dan begitu tentram. Di sana, ada sebuah bangunan berukuran sekitar 6 m x 6 m yang di dalamnya ada makam Sunan Gunung Djati sekitar 2,5 m x 1 m. (*)

Editor: Muhamad Nandri Prilatama
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved