Karhutla Padam, BPBD Majalengka Tutup Posko Tanggap Darurat di Taman Nasional Gunung Ciremai

Karhutla Padam, BPBD Majalengka Tutup Posko Tanggap Darurat di Taman Nasional Gunung Ciremai

Karhutla Padam, BPBD Majalengka Tutup Posko Tanggap Darurat di Taman Nasional Gunung Ciremai
Tribuncirebon.com/Eki Yulianto
Para personel BPBD Majalengka berfoto dengan Dandim 0617 Majalengka dalam acara penutupan Posko Tanggap Darurat. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON, MAJALENGKA- Badan Penanggulangan Badan Daerah (BPBD) Kabupaten Majalengka melakukan penutupan Posko Tanggap Darurat Kekabaran Hutan dan Lahan (Karhutla), Senin (14/10/2019).

Posko Tanggap Darurat Karhutla yang berada di Taman Nasional Gunung Ciremai sektor Awilega itu, ditutup dengan dipimpin langsung oleh Dandim 0617/Majalengka, Letkol Inf Harry Subarkah selaku komandan Posko Tanggap Darurat Karhutla.

25 Kali Karhutla di Majalengka, 44 Hektare Lahan Ludes Terbakar, Hingga Merugi Rp 103 Miliar

Pakai Bra Merah, Vanessa Angel Lakukan Gerakan Senam, Pose Vanessa Nungging Jadi Perbincangan Panas

Kebakaran terjadi di TNGC sektor Awilega.
Kebakaran terjadi di TNGC sektor Awilega. (TribunCirebon.com/Eki Yulianto)

Penutupan itu dilangsungkan karena karhutla di TNGC sektor Awilega tepatnya di Desa Bantaragung, Kecamatan Sindangwangi, Kabupaten Majalengka telah padam.

Kepala BPBD Majalengka, Agus Permana mengatakan pendirian Posko Tanggap Darurat Karhutla tersebut sudah dilakukan selama kurang lebih 9 hari selama terjadinya karhutla.

Rebusan Air Daun Salam, Obat Alami Untuk Turunkan Tekanan Darah Tinggi, Begini Penjelasan Lengkapnya

BPBD Majalengka Hadapi Sejumlah Kendala Ini Saat Tangani Karhutla Taman Nasional Gunung Ciremai

Posko itu, kata dia, berada di wilayah Batu Nyongclo, tepatnya di Desa Payung, Kecamatan Rajagaluh.

"Kami memantau kondisi wilayah terdampak serta menangani tiap wilayah yang terlihat ada bara api ataupun asap," ujar Agus, Selasa (15/10/2019).

Agus pun menceritakan, beberapa kendala yang dihadapi selama menyelamatkan lahan hutan yang terbakar.

Salah satu kendalanya, yakni medan yang sulit dan terjal.

"Berbagai kendala lainnya seperti arah angin yang berubah-ubah dengan kecepatan tinggi, itu pun kami hadapi demi penanganan kebakaran itu," ucap dia.

PESAN Terakhir Bupati Indramayu Supendi di Instagram Sebelum Diciduk KPK, Bicara Soal Lelaki Sejati

Selama mendirikan posko, kata Agus, pihaknya bersama tim gabungan dari TNI, Polri, Polhut, pihak TNGC, relawan dan masyarakat terus berkoordinasi selama masa tanggap darurat.

Ia pun menyebut, terus bersama-sama menangani karhutla tersebut.

"Secara berkala kami bergantian melakukan penanganan dan pemantauan, hal ini dikarenakan kondisi fisik kami yang perlu recovery," kata Agus Permana.

Agus pun mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk saling mengingatkan terhadap sesama agar terus berupaya dalam pelestarian lingkungan.

Duet Nyanyi dan Joget Seksi Dengan Lucinta Luna, Vanessa Angel Malah Lari Ketakutan Karena Hal Ini

"Karena kita semua tahu bahwa keseimbangan kehidupan tiap makhluk hidup bergantung kepada bagaimana sang makhluk hidup saling menjaga," ujarnya.

Penulis: Eki Yulianto
Editor: Mutiara Suci Erlanti
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved