Ada Teroris di Cirebon, Bupati Imbau Pemerintah Kecamatan dan Desa: Teroris Itu Bisa Orang Kaya

Bupati Cirebon, Imron Rosyadi, mengimbau, kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Cirebon untuk sama-sama mencegah‎ dan mewaspadai

Tribuncirebon.com/Siti Masithoh
Plt Bupati Cirebon, Imron Rosyadi. 

Laporan wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Bupati Cirebon, Imron Rosyadi, mengimbau, kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Cirebon untuk sama-sama mencegah‎ dan mewaspadai kegiatan radikalisme.

Dalam hal ini, kata Imron, pihaknya sudah mengimbau kepada seluruh pemerintah kecamatan dan desa, agar aktif di lingkungan masyarakat sehingga mengetahui kondisi di lapangan.

"Harus mengetahui situasinya, karena teroris itu bukan hanya masyarakat ekonomi rendah, tetapi orang kaya juga," kata Imron saat ditemui di Kantor Bupati Cirebon, Jalan Sunan Kalijaga, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Selasa (15/10/2019).

Kemudian untuk masyarakat, pihaknya mengimbau agar tidak mengikuti pengajian yang mana, berisi ajakan untuk menghujat, menghina, bahkan membunuh sesama umat manusia.

Imron mengatakan, bila ada kegiatan atau orang yang diduga menyebarkan paham radikalisme, agar secepatnya melaporkan hal tersebut kepada aparat setempat.

"Perlu diketahui masyarakat, agama itu bukan menakut-nakuti, tetapi menyebarkan kedamaian," katanya.

Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror Mabes Polri, seperti diberitakan sebelumnya telah mengamankan dua orang warga Kabupaten Cirebon yang diduga sebagai teroris.

Dua orang tersebut yakni LT, warga Blok Tanah Baru Selatan RT 6/2, Desa Panembahan, Kecamatan Plered dan
YF (49), warga ‎Blok Balong RT 27/9, Desa Bojong Lor, Kecamatan Jamblang, Kabupaten Cirebon.

Diketahui, kedua orang tersebut merupakan jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD), di mana YF sebagai Amir Cirebon dan LT sebagai anggota.

Terduga Teroris Jaringan JAD Ditangkap di Kota Cirebon Diduga Sering Berkomunikasi Dengan Napiter

Terduga Teroris S Ditangkap, Tim Densus 88 Geledah Dua Rumah di Kota Cirebon

Warga Plered Cirebon Kaget Saat Tahu LT Ditangkap terkait Terorisme, Sering Berbaur dengan Warga

‎Dalam hasil penggeledahan tersebut, polisi mengumpulkan sejumlah barang bukti, yakni cairan kimia, bahan peledak, anak panah, busur panah, senjata rakitan, senjata angin, buku panduan, arang, dan golok.

Selain di Kabupaten Cirebon, terduga teroris pun ditangkap pula di Kota Cirebon dan Kabupaten Indramayu. (*)

Penulis: Hakim Baihaqi
Editor: Muhamad Nandri Prilatama
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved