Breaking News:

Kisah Rustia TKW Asal Karawang, Diimingi-imingi Gaji Rp 7 Juta Kerja di Turki Malah Dijual ke Irak

Karena tidak kuat dengan perlakuan penyalur yang serba dibatasi itu, Rustia dan lima TKW asal Indonesia lainnya memilih kabur ke Kota Erbil.

Editor: Machmud Mubarok
Kompas.com/Farida Farhan
Mutiamah menunjukkan foto anaknya, Rustia, yang diduga menjadi korban perdagangan orang di Irak, Minggu (13/10/2019). 

Karena tidak kuat dengan perlakuan penyalur yang serba dibatasi itu, Rustia dan lima TKW asal Indonesia lainnya memilih kabur ke Kota Erbil.

Di sana mereka dikirim ke polisi oleh kenalan rekannya. Oleh polisi, mereka dikembalikan ke penyalur.

"Orang kantor ngasih uang ke polisi itu. Terus kita disekap di hotel berenam," katanya.

Berharap pulang ke tanah air

Kini Rustia berharap bisa pulang ke tanah air dengan selamat. Berbagai upaya juga dilakukan.

Selain menghubungi Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Karawang dan membuat video permohonan bantuan kepada Bupati Karawang, Cellica Nurrchadiana.

Rustia mengaku rindu kepada keluarga, terutama anak, ibu, dan suaminya. Ia belum beretemu sejak ia berangkat pada Ramadan lalu.

"Mudah-mudahan lancar (pemulangan). Saya takut tidak bisa pulang," katanya.

Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana mengaku siap membantu pemulangan Rustia dan Septiani. Pihaknya pun telah berkoordinasi dengan Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) dan Kementerian Luar Negeri lantaran pihaknya tidak bisa menangani kasus itu secara langsung.

Cellica menyebutkan, Rustia dan Septiani merupakan warga Karawang yang memiliki paspor dari Sukabumi dan Bekasi. Sehingga diindikasikan mereka berangkat menjadi TKI melalui jalur unprosedural atau ilegal.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved