5 Pria Gilir Perempuan Bawah Umur di Tasikmalaya, Korban Hamil & Satu Tersangka Masih di Bawah Umur

Empat pemuda dan satu remaja di Tasikmalaya mesti berurusan dengan polisi lantaran menggilir gadis di bawah umur

5 Pria Gilir Perempuan Bawah Umur di Tasikmalaya, Korban Hamil & Satu Tersangka Masih di Bawah Umur
Tribun Jabar/Isep Heri
Para terangka pemerkosaan terhadap gadis di bawah umur hingga hamil di Mapolres Tasikmalaya Kota, Rabu (9/10/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Isep Heri

TRIBUNCIREBON.COM, TASIKMALAYA - Empat pemuda dan satu remaja di Tasikmalaya mesti berurusan dengan polisi lantaran menggilir gadis di bawah umur yang tak lain masih temannya hingga korban hamil.

Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya Kota, AKP Dadang Sudiantoro mengatakan kejadian terjadi pada April 2019 lalu di Kampung Hegarsari, Desa Tanjungsari, Kecamatan Sukaresik, Kabupaten Tasikmalaya.

Dituturkannya, kasus terungkap saat korban VD (15) melapor ke polisi dalam keadaan hamil empat bulan.

"Korban yang datang dalam hamil melaporkan bahwa ia hamil setelah disetubuhi secara bergilir oleh lima laki-laki," tutur AKP Dadang Sudiantoro, Rabu (9/10/2019).

Lima terduga pelaku langsung diamankan, diantaranya AH (21), RK (22), RG (22), RU (21), dan D (16).

Kelimanya ditetapkan sebagai tersangka, empat pelaku di tahan di sel Mapolres Tasikmalaya Kota.

Sementara satu pelaku yakni D (16) tidak ditahan, lantaran masih di bawah umur dan telah dijaminkan pihak keluarga.

Dadang menjelaskan, kejadian bermula ketika para tersangka mengajak korban bermain.

Alih-alih bermain ke luar, korban justru diajak ke rumah salah satu tersangka.

Ikut Pesta Miras, Siswi SMA di Cirebon Nasibnya Berakhir Tragis, Digilir 5 Pemuda Baru Dikenal di FB

Siswi SMA di Cirebon Diperkosa 5 Pemuda, Digilir di 3 Tempat Berbeda, Sempat Dicekoki Miras Oplosan

Diajak ke Kos dan Dicekoki Minuman, Gadis Ini Digilir 6 Lelaki di Desa Kolor

"Di rumah salah satu tersangka itu, korban dirayu agar mau bersetubuh. Korban menolak tapi dipaksa oleh para tersangka dan diperkosa secara bergiliran," tutur dia.

Akibat perbuatannya, lanjut dia, para pelaku diancam pasal 81 dan 82 Undang-undang Perlindungan Anak.

"Maksimal, para tersangka itu akan mendekam di penjara selama 15 tahun," tambah Dadang Sudiantoro. (*)

Editor: Muhamad Nandri Prilatama
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved