Sudah Jadi Seperti Tradisi, Bendung Rentang Jatitujuh Dikeringkan, Ini Tujuannya

Bendung Rentang yang berada di Desa Panongan, Kecamatan Jatitujuh, Kabupaten Majalengka sengaja dikeringkan

Sudah Jadi Seperti Tradisi, Bendung Rentang Jatitujuh Dikeringkan, Ini Tujuannya
Tribuncirebon.com/Eki Yulianto
Situasi Bendung Rentang Jatitujuh pasca dikeringkan, Selasa (8/10/2019). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON, MAJALENGKA - Bendung Rentang yang berada di Desa Panongan, Kecamatan Jatitujuh, Kabupaten Majalengka sengaja dikeringkan, Selasa (8/10/2019).

Hal ini bertujuan untuk melakukan perawatan terkait peralatan dan kondisi terkini Bendung tersebut.

Koordinator Lapangan Bendung Rentang, Dadi Supriyadi mengatakan pengeringan yang dilakukan pihaknya dilakukan pagi tadi pada pukul 07.00 WIB.

Dia mengatakan, nantinya pengeringan ini akan dilakukan selama satu Minggu atau hingga tanggal 15 Oktober 2019.

"Pengeringan ini sudah dilakukan secara rutin setiap tahunnya, biasanya pengeringan dilakukan selama satu bulan, tetapi karena saat ini para warga khususnya petani sudah tidak terlalu membutuhkan saluran air untuk tanaman mereka," ujar Dadi saat ditemui Tribuncirebon.com, Selasa (8/10/2019).

Selama pengeringan, kata Dadi, Bendung yang mengaliri dua anak sungai tersebut dimanfaatkan oleh warga untuk mencari ikan di sungai yang telah surut.

Dua sungai tersebut, yakni sungai Sindupraja dan sungai Cipelang.

"Ya, sudah kaya tradisi warga. Jadi setiap Bendung ini dikeringkan, banyak warga yang mencari ikan, dan memang ikannya banyak. Bahkan, dari luar Majalengka pun banyak yang sengaja datang ke sini," ucap dia.

Ratusan Hektare Sawah Kekeringan di Area Irigasi Bendungan HBM Losarang Indramayu

Mafia Air Lakukan Pungli, Pasokan Air ke Bendungan HBM Losarang Indramayu Sempat Tersendat

Desa Argasari Ternyata Punya Bendungan dari Zaman Belanda, Begini Kondisinya Sekarang

Selain itu, Dadi menambahkan, terkait pengeringan yang dilakukan pihaknya sampai saat ini tidak ada dampak yang berarti untuk aliran irigasi.

Hal ini dikarenakan, pihaknya sudah memiliki tampungan dari Waduk Jatigede yang ia yakini dapat mengatasi hal tersebut.

"Sampai saat ini, sebelum melakukan pengeringan kami selalu koordinasi dengan pihak Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) dan disepakati bahwa pengeringan dilakukan pada tanggal 8 Oktober sampai 15 Oktober 2019," kata Dadi. (*)

Penulis: Eki Yulianto
Editor: Muhamad Nandri Prilatama
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved