Temuan Kasus Stunting Tinggi, Dinkes Kabupaten Cirebon Rajin Jemput Bola ke Posyandu

intervensi dilakukan dari hulu ke hilir. Misalnya, pemberian tablet tambah darah kepada remaja yang tidak mau gemuk dan anemia.

Temuan Kasus Stunting Tinggi, Dinkes Kabupaten Cirebon Rajin Jemput Bola ke Posyandu
Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Sosialisasi pencegahan stunting di Hotel Wiwi Perkasa II Indramayu, Kamis (20/6/2019) 

Laporan Wartawan TribunCirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM - Temuan kasus pengidap gagal tumbuh atau stunting di Kabupaten Cirebon masih tinggi.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cirebon mencatat temuan kasus stunting mencapai 8,68 persen dari jumlah penduduk di Kabupaten Cirebon.

Kepala Dinkes Kabupaten Cirebon, Enny Suhaeni, mengatakan, jajarannya gencar mengintervensi untuk menekan angka penyakit itu.

Pihaknya bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan RI terus menekan angka kasus stunting ini yang dikonentrasikan di 10 kecamatan.

"Secara temuan, stunting hampir menyeluruh di semua kecamatan yang ada di Kabupaten Cirebon," ujar Enny Suhaeni kepada Tribun Jabar, Senin (7/10/2019).

BREAKINGNEWS Puncak Mega Gunung Puntang Terbakar Api Merembet dari Kebakaran Lahan di Gunung Malabar

Misteri Gua Jepang di Purwakarta, Puluhan Tahun Terkubur, Tak Sengaja Ditemukan Pemburu Landak

Ia mengatakan, 10 kecamatan yang menjadi titik konsentrasi stunting di antaranya, Babakan, Lemahabang, Mundu, Plered, Gempol, Gunungjati, Susukanlebak, Suranenggala, Waled, dan Gegesik.

Tidak hanya Kementerian Kesehatan RI, intervensi stunting di Kabupaten Cirebon ini juga bekerja sama dengan Universitas Padjadjaran dan IPB.

Ia mengatakan, intervensi dilakukan dari hulu ke hilir. Misalnya, pemberian tablet tambah darah kepada remaja yang tidak mau gemuk dan anemia.

Selain itu, kepada ibu hamil yang kekurangan energi kronis akan diberikan pemberian makanan tambahan (PMT).

"Agar saat bayinya lahir jangan sampai berat badannya rendah sehingga akhirnya menjadi stunting," ujar Enny Suhaeni.

Foto Terbaru Agnez Mo Panen Hujatan, Netizen Sebut Agnez Sengaja Pamer Belahan Dada, Benarkah?

5 Ciri-ciri Rumah Makan yang Pakai Jin Penglaris Kata Anak Indigo yang Juga Seorang Youtuber

Pihaknya juga melakukan antisipasi kasus stunting di posyandu-posyandu.

Bahkan, saat ada balita yang seharusnya datang ke posyandu namun tidak datang, jajarannya akan langsung menjemput bola atau home visit. (*)

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved