Polisi Masih Selidiki Penyebab Terjadinya Karhutla di Taman Nasional Gunung Ciremai

Polisi Masih Selidiki Penyebab Terjadinya Karhutla di Taman Nasional Gunung Ciremai.

Polisi Masih Selidiki Penyebab Terjadinya Karhutla di Taman Nasional Gunung Ciremai
Tribuncirebon.com/Eki Yulianto
Kapolres Majalengka, AKBP Mariyono saat melalukan pemantauan di lokasi kebakaran. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON, MAJALENGKA- Polisi Resor (Polres) Majalengka hingga kini masih menyelidiki kasus penyebab Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Majalengka, Senin (7/10/2019).

Karhutla terjadi di Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC), tepatnya di lokasi Bumi Perkemahan (Buper) Awilega, Desa Bantaragung, Kecamatan Sindangwangi, Kabupaten Majalengka.

"Kemarin, kita telah memantau kebakaran Karhutla di Desa Bantaragung, Kecamatan Sindangwangi dan sejauh ini kasus Karhutla tersebut, masih dalam penyelidikan," ujar Kapolres Majalengka, AKBP Mariyono, Senin (7/10/2019).

Gadis Ini Diculik Saat Tidur Lelap, Disekap & Disetubuhi Paksa Secara Bergiliran Selama Empat Hari

80 Hektare Lahan di Taman Nasional Gunung Ciremai Hangus, Api Masih Berkobar di Blok Situmpuk

Menurut Kapolres, sebagai upaya untuk memastikan api tidak menyebar, pihaknya telah melakukan pemantauan di lokasi kebakaran.

Kebakaran terjadi di TNGC sektor Awilega.
Kebakaran terjadi di TNGC sektor Awilega. (TribunCirebon.com/Eki Yulianto)

Pihaknya juga, kata dia, melakukan upaya pemadaman dengan menggunakan alat pemadam kebakaran Hydrant dan peralatan seadanya.

Sejumlah PSK Hanya Pakai Modus Ini Bisa Pura-pura Jadi Perawan Lagi, Sudah Menipu Banyak Pria

Sedang Asyik Berhubungan Badan, Wanita Ini Kaget & Menjerit Karena Bukan Disetubuhi Suaminya

"Meski saat ini api sudah mulai padam, namun masyarakat dan personil Polsek dan Koramil Sindangwangi, tetap berjaga dikhawatirkan sisa-sisa bara terbawa angin kencang sehingga menyambar ke daerah lainnya," ucap dia.

Selain itu, sebagai upaya antisipasi, AKBP Mariyono mengimbau kepada masyarakat Majalengka khususnya di lingkungan area lahan kosong.

Dua dari Lima Korban Kerusuhan di Wamena Asal Majalengka Tiba di Kampung Halaman,Korban Alami Trauma

Apalagi, lanjut ia, sampai membuang kuntung atau membakar sampah di sembarang tempat. Lantaran di musim kemarau panjang saat ini rawan terjadi kebakaran.

"Kami ingatkan, agar jangan ada warga Majalengka yang membakar lahan untuk alasan apapun. Kalau ditemukan, pasti akan kami tindak sesuai hukum yang berlaku," kata AKBP Mariyono.

Penulis: Eki Yulianto
Editor: Mutiara Suci Erlanti
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved