Misteri Gua Jepang di Purwakarta, Puluhan Tahun Terkubur, Tak Sengaja Ditemukan Pemburu Landak

Dari penuturan lisan orang tua terdahulu bahwa goa sebelum dibangun oleh penduduk setempat zaman penjajahan Jepang merupakan goa alam

Misteri Gua Jepang di Purwakarta, Puluhan Tahun Terkubur, Tak Sengaja Ditemukan Pemburu Landak
Tribun Jabar/Ery Chandra
Suasana di depan Goa Jepang, Kampung Pasir Muncang, RT.14/06, Kecamatan Kiarapedes, Kabupaten Purwakarta, Minggu (6/10/2019). 

Laporan Wartawan Tribun, ery chandra

TRIBUNCIREBON.COM, PURWAKARTA - Kabupaten Purwakarta ternyata menyimpan jejak sejarah pendudukan Jepang. Tak begitu jauh dari objek wisata Pasir Panyawangan, Kecamatan Kiarapedes, Kabupaten Purwakarta, sekitar 15 menit perjalanan dengan berjalan kaki, akan menemukan sebuah gua alam dengan dinding tanah berwarna kuning. Dilihat-lihat gua alam ini serupa terowongan pertahanan gerilyawan Viet Cong di Vietnam.

Gua ini oleh warga disebut sebagai Gua Jepang. Untuk masuk ke dalam, kita harus merunduk supaya tidak terbentur atap mulut gua.

Sedikit ke dalam, bau tanah kering terasa, dan udara pengap pun menyeruak tajam di rongga hidung. Pada tengah gua bisa untuk berdiri. Tak tampak ada orang menyambangi gua tersebut.

Menurut pemuda setempat yang memandu Tribun, Ginanjar Saputra (24), gua Jepang itu masih belum tereksplorasi atau diteliti.  Menurut Ginanjar, di dalam gua juga masih ditemukan  ribuan hewan kelelawar yang mendiami goa.

"Dulu 2001 saya pernah masuk bersama rombongan. Ke dalam pakai lampu petromak. Karena senter biasa atau lampu ponsel tak tembus cahaya. Sekarang untuk umum enggak bisa," ujar Ginanjar, kepada Tribun, di Kampung Pasir Muncang, RT.14/06, Kecamatan Kiarapedes, Kabupaten Purwakarta, Minggu (6/10/2019).

Detik-detik Soeharto Sebelum Meninggal, Sambil Merintih Bilang Ingin Menyusul Istri Tercinta, Tien

Soeharto Prediksikan Kondisi Indonesia Abad Ke-21 Saat Menjabat Jadi Presiden, Begini Prediksinya

Puluhan tahun, bahkan ratusan tahun, keberadaan gua ini sangat misterius dan rahasia. Dia menuturkan hingga sekitar 2000-an seorang warga tengah berburu mencari hewan landak secara tiba-tiba menemukan gua di balik semak belukar.

"Namanya pak Ade yang menemukan gua ini. Sekarang sudah tak tinggal di sini. Pas tahu, langsung ke lari ke kampung untuk memberitahukan warga," katanya.

Dia mengatakan saat itu tak berselang lama, sejumlah warga segera melihat goa tersebut. Sedangkan orang tua yang sudah sepuh tak berbicara banyak. Meskipun mereka mengetahui dan menjadi pelaku sejarah. Karena terikat sumpah untuk tidak menceritakan.

"Bahkan nenek saya yang sudah sepuh diam dan tersenyum saja. Hanya saja orang tua saat itu hanya berpesan jangan sampai goa itu diubah saja," ujarnya.

Sejarah Awal Lahirnya TNI, Mantan Perwira KNIL Ditunjuk Wapres Mohammad Hatta Jadi Kepala Staf TKR

Ini Sejarah Menara Penampung Air yang Dibangun Kader PKI di Kota Cirebon

Hal serupa diceritakan warga setempat, Agus Saprudin (50). Dari penuturan lisan orang tua terdahulu bahwa goa sebelum dibangun oleh penduduk setempat zaman penjajahan Jepang merupakan goa alam. Lantas dijadikan untuk markas persembunyiaan berukuran tinggi 2,5 meter, lebar 3 meter lebih. Memiliki kamar sebanyak 9 ruang luas sekitar 5 meter.

"Belum sempat selesai dibangun. Karena Jepang kembali, perang dunia kedua kalah. Tapi dari cerita dan kisah orang tua dulu sudah bersejarah dari zaman Belanda. Dari saya kecil sampai kini goa masih seperti itu," kata mantan ketua karang taruna setempat beberapa tahun lalu itu. (*)

Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved