Anak Perempuannya Disetubuhi Paksa Bergiliran, Seorang Ayah Cegat Pelaku di Jalan Lakukan Hal Ini

Anak Perempuannya Disetubuhi Paksa Bergiliran, Seorang Ayah Cegat Pelaku di Jalan Lakukan Hal Ini

Anak Perempuannya Disetubuhi Paksa Bergiliran, Seorang Ayah Cegat Pelaku di Jalan Lakukan Hal Ini
Tribun Batam
Ilustrasi 

TRIBUNCIREBON.COM- Satreskrim Polres Garut menangkap enam pria yang diduga sebagai pelaku pencabulan terhadap anak perempuan di bawah umur. Polisi pun menetapkan empat dari enam orang sebagai tersangka.

Kapolres Garut AKBP Dede Yudi Ferdiansah melalui Kasatreskrim Polres Garut, AKP Maradona Armin Mappaseng, mengatakan, empat orang yang jadi tersangka yakni UJ (44), IL (18), MU (21), dan BA.

Tersangka BA merupakan pelaku yang masih di bawah umur.

Dari enam pria, hanya empat orang yang melakukan aksi ruda paksa. Sedangkan dua lainnya hanya ikut menyaksikan.

Wartono ABK Asal Cirebon Tewas Tertimpa Jembatan di Taiwan, Keluarga Minta Asuransi Dari Perusahaan

Soeharto Prediksikan Kondisi Indonesia Abad Ke-21 Saat Menjabat Jadi Presiden, Begini Prediksinya

"Aksi persetubuhan dilakukan para pelaku terhadap siswi SMP berinisial ES pada Senin (30/9) sekitar pukul 20.00," ujar Maradona, Kamis (3/10) dilansir dari Tribun Jabar.

Sebelum melancarkan aksinya, korban terlebih dahulu dicekoki oleh minuman keras oleh para pelaku. Ketika korban sudah mabuk, korban disetubuhi secara bergiliran oleh para pelaku.

Wanita Ini Berontak Saat Dibekap dan Hendak Disetubuhi Paksa, Pelaku Kabur Saat Korban Lakukan Ini

Askab Indramayu Lepas Persindra U-17 Bertanding di Piala Soeratin U-17, Ini Pesan Bagi Para Pemain

"Kemarin ada enam orang. Tiga orang dewasa jadi tersangka semua. Untuk anak di bawah umur hanya BA saja. Yang dua enggak ikut menyetubuhi. Tapi ada di lokasi," ucap Maradona, Kamis (3/10).

Penetapan tersangka itu, lanjutnya, berdasarkan keterangan saksi dan korban. Selain korban berinisial ES, terdapat dua anak perempuan yang ikut berkumpul saat kejadian.

"Jadi anak perempuannya ada tiga saat itu. Tapi yang jadi korban hanya satu. Intinya anak di bawah umur, tiga laki dan tiga perempuan ada yang minum dan tidak. Tapi pelaku (BA) minum," katanya.

Jenazah Wartono ABK Asal Cirebon yang Tewas di Taiwan Akan Dibawa Ke Indonesia Kamis Depan

Menurut keterangan korban, ia dipaksa untuk menenggak minuman keras. Namun para pelaku membantah telah memaksa korban untuk minum.

Halaman
1234
Editor: Mutiara Suci Erlanti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved