Niat Jalan-jalan ke Monas Ajak Ponakannya, Joko Widodo Justru Diamankan Polisi Saat Ricuh Unjuk Rasa

Polda Metro Jaya mengamankan sejumlah orang saat ricuh unjuk rasa yang terjadi di Jakarta pada, Senin (30/9/2019).

TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Ilustrasi - Kericuhan Unjuk Rasa 

"Orang namanya panik gimana si, orang lagi mahasiswa lagi pada begitu rusuh ya, sama kita juga kadang suka panik kalau lagi ada tawuran, apa ngumpet, apa ngikut lari, jadi malah ikut diamanin, dikiranya mahasiswa," kata Adon kakak kandung Joko Widodo di Bekasi, Selasa (1/10/2019).

Tidak Pernah Terlibat Aksi Unjuk Rasa

Adon menjelaskan, adik dan keponakannya tidak pernah terlibat dalam aksi unjuk rasa, Joko Widodo sehari-hari bekerja sebagai penjaga toko mainan di salah satu pusat perbelanjaan.

Adon kakak kandung Joko Widodo saat dijumpai di kediamannya di Bekasi. Selasa (1/10/2019).
Adon kakak kandung Joko Widodo saat dijumpai di kediamannya di Bekasi. Selasa (1/10/2019). (TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar)

Sedangkan Muhammad Saefuddin selama ini dikenal sebagai anak yang baik-baik saja dan memiliki keterbatasan sejak kecil.

"Cuma lulus SMP, abis itu kerja dia (Joko Widodo), kalau ponakan (Muhammad Saefuddin) dia mah kan rada kurang ya udah bawa dari kecil enggak bisa baca enggak bisa nulis, bukan ikut demo dia mah cuma jalan-jalan aja ke Monas," tegas dia.

Adapun keduanya berangkat ke Monas sejak, Senin pagi, kala itu Joko Widodo yang kebetulan mendapat jatah libur kerja ingin mengajak main keponakan. Namun, ketika akan pulang, kedua pemuda ini tertahan akibat busway yang mereka gunakan menuju monas terganggu operasionalnya akibat ricuh.

"Jam 5 sore kasi kabar katanya enggak bisa pulang, enggak ada busway, abis itu sekitar abis magrib dikabarin lagi udah enggak bisa, paginya dapet kabar katanya udah ditangkep," paparnya.

Sementara itu ketua RT setempat, Suwardi mengatakan, kecil kemungkinan jika dua orang warganya terlibat dalam aksi unjuk rasa. Sebab, selama pergaulan di lingkungan, tidak pernah ada tanda-tanda Joko Widodo maupun Muhammad Saefuddin aktif menyuasaran aspirasi terkait RUU atau kebijakan pemerintah lainnya.

"Kalau menurut saya mereka berdua punya inisiatif demo kayanya kecil si ya kemungkinan, pamannya kerja kalau yang ponakannya itu (Saefuddin) agak kurang ya mohon maaf, jadi enggak kerja," ungkap Suwardi.

Keluarga Sempat Khawatir

Adon (44), kakak kandung Joko Widodo mengatakan, keluarga sempat panik dan khawatir ketika tahu Joko Widodo dan Muhammad Saefuddin turut diamankan polisi.

Terlebih, saat kericuhan kemarin, banyak beredar vedoe kekerasan yang beredar di media sosial.

"Takut liat video ada orang dipukulin, kita ngeri kepikiran itu dia (Joko Widodo dan Muhammad Saefuddin), kata Adon di Bekasi, Selasa (1/10/2019).

Muhammad Saefuddin kata Adon, sempat balik ke rumah, dia kabur ketika polisi menggiring mereka. Kondisinya saat itu sudah pucat, pemuda berusia 23 tahun itu ketakukan dan terpaksa kabur melalui toilet Polda Metro Jaya.

"Saefuddin sempet pulang tadi pagi, dia sendiri doang, kalau diakan agak kurang ya bawaan dari kecil enggak bisa baca, enggak bisa nulis, pas di introgasi panik kali dia kabur sendiri," jelasnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved