GEGER, Mayat Bayi Laki-laki Ditemukan Berbalut Rok Abu-abu di Tumpukan Sampah
Masyarakat digemparkan dengan penemuan sesosok mayat bayi di tumpukan sampah pinggir Sungai Segawe, Desa Jenggotan, Kecamatan Kembang
Penemuan jasad janin bayi tersebut kini ditangani petugas kepolisian dari Polsek Tanjungsari dan Puskesmas Tanjungsari.
Kondisi Ari-ari masih basah
Janin bayi yang dibuang di pos ronda di Dusun Cikandang, Desa Cinanjung, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang, Jumat (20/9/2019), sempat dikira daging mentah.
Hal tersebut disampaikan Panit I Reskrim Polsek Tanjungsari Iptu Luhut Sitorus, ketika ditemui Tribun Jabar di Mapolsek Tanjungsari.
"Ditemukannya pertama itu oleh anak-anak, dikiranya daging di pos ronda," ujar Iptu Luhut Sitorus.
Iptu Luhut Sitorus melanjutkan, penemuan 'daging mentah' tersebut kemudian oleh anak-anak dilaporkan pada tetangga mereka.
Setelah dicek, barulah diketahui bahwa 'daging mentah' yang ditemukan anak-anak tersebut adalah janin manusia.
Sementara itu, Iptu Luhut melanjutkan, menurut keterangan dokter, janin bayi tersebut diperkirakan berumur enam hingga tujuh bulan.
• Kasus Ibu Bunuh Bayi Karena Suami Selingkuh, Suami: Saya Nyesel, Kehilangan 2 Orang Paling Disayangi
• Wanita Ini Nekat Berhubungan Intim Dengan Suami & Ipar Hingga Hamil, Bingung Ayah Bayinya Siapa
• VIRAL, Mamah Muda Pergi Dugem Ajak Bayinya ke Diskotik, Ini Akibatnya Yang Bisa Dialami Sang Bayi
"Menurut keterangan dokter 6-7 bulan lah usianya, kelaminnya sudah terlihat, tubuhnya sudah lengkap," ujarnya.
Menurut data kepolisian, saat ditemukan, kondisi janin masih menempel ari-ari dan plasentanya, panjang janin 21 sentimeter, berat badan 350 gram, lingkad kepala 16 sentimeter, dan bergolongan darah o.
"Dibuangnya diperkirakan kurang dari 12 jam setelah ditemukan, karena kondisi masih basah," ujarnya. (*)