Demi Menjamin Keamanan Warga Jabar di Wamena, Ridwan Kamil Koordinasi Dengan Pemerintah Pusat

Demi Menjamin Keamanan Warga Jabar di Wamena, Ridwan Kamil Koordinasi Dengan Pemerintah Pusat

Demi Menjamin Keamanan Warga Jabar di Wamena, Ridwan Kamil Koordinasi Dengan Pemerintah Pusat
Tribun Jabar/M Syarif Abdussalam
Gubernur Jabar Ridwan Kamil melayani pertanyaan wartawan di Gedung Negara Pakuan Bandung 

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Pemerintah Provinsi Jawa Barat berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk memastikan keamanan warga asal Jawa Barat di Wamena, Provinsi Papua.

Sebelumnya, kerusuhan sempat terjadi di Wamena pada 23 September 2019.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan pihaknya sudah mendapat informasi mengenai kondisi warga Jawa Barat di Wamena.

 Sebagian besar masih aman berada di Wamena berkat kesigapan aparat keamanan.

TERKINI Kerusuhan Wamena: 23 Orang Meninggal, 77 Orang Alami Luka-luka

"Sementara kami memonitor melalui pemerintah pusat. Saya hanya akan mengkoordinasikan, mudah-mudahan tidak ada warga berikutnya yang terluka atau meninggal dunia, khususnya warga Jabar," kata Gubernur yang akrab disapa Emil ini di Gedung Sate, Senin (30/9).

Secara informal, katanya, pihaknya pun melakukan komunikasi dengan sejumlah warga Jabar di Wamena dan sementara masih aman terkendali.

Pihaknya akan memohon khusus agar TNI dan Polri bisa memaksimalkan pengkondisian kondusifitas di Wamena.

WAH, Artis Imut dan Cantik Prilly Latuconsina Cium Lelaki Berkumis Tipis di Atas Ranjang, Siapa Dia?

Wanita Ini Diceraikan Karena Hanya Beri Jatah Berhubungan Badan Setahun Sekali,Suami Ungkap Hal Aneh

"Bagaimana pun saya pernah ke Wamena, saya pernah diangkat sebagai anak adat di sana. Saya dulu ada prosesi menanam pohon di rumah adat. Jadi ada hubungan emosional khusus untuk Wamena. Mudah-mudahan saya doakan bisa kembali pulih," kataRidwan Kamil.

Kunci terakhir mengenai kejadian tersebut, katanya, Emil mengajak semua pihak mengedepankan dialog terhadap semua urusan dan permasalahan.

Jangan sampai, katanya, ada perbuatan yang melanggar hukum.

Jurnalis Indonesia Kena Tembak Saat Meliput Demo di Hong Kong, Sudah Teriak, Polisi Tetap Menembak

"Saya renungkan dinamika hari ini, perlu ruang-ruang dialog yang tidak harus formal," katanya.

Ridwan Kamil mengatakan belum ada data mengenai warga Jabar yang menjadi korban kerusuhan di Wamena tersebut.

Dirinya pun belum mendapat permohonan pemulangan warga Jabar atau pengungsian.

"Belum (ada data korban warga Jabar), karena mencarinya susah, tidak sesederhana itu. Belum ada (permintaan mengungsi), baru meminta doa dan memohon ada penguatan keamanan," katanya. (Sam)

Editor: Mutiara Suci Erlanti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved