Lahan di Ujung Landas Pacu 32 BIJB Kertajati Terbakar, 2 Penerbangan Dialihkan ke Cengkareng

Beruntung kebakaran dapat dipadamkan oleh Petugas viiiPertolongan Kecelakaan Penerbangan dan Pemandangan

Lahan di Ujung Landas Pacu 32 BIJB Kertajati Terbakar, 2 Penerbangan Dialihkan ke Cengkareng
Istimewa
Api berkobar membakar lahan di ujung landas pacu 32 BIJB Kertajati, Sabtu (28/9/2019). 

TRIBUNCIREBON.COM, KERTAJATI  - LLaha di ujung landasan pacy (runway) 32 Bandar Udara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati terbakar, Sabtu (28/9/2019) sore.

Beruntung kebakaran dapat dipadamkan oleh Petugast Pertolongan Kecelakaan Penerbangan dan Pemandam Kebakaran (PKP-PK).

Akibat kebakaran tersebut, penerbangan maksapai Lion Air JT 950 rute Batam – Kertajati dan JT 902 rute Deliserdang - Kertajati yang dialihkan mendarat menuju Bandar Udara Internasional Soekarno – Hatta, Tanggerang,

" Walau sempat dua maskapai divert menuju Bandara Soekarno Hatta, namun saat ini operasional penerbangan, takeoff dan landing sudah dapat dilakukan karena kebakaran telah dapat diantisipasi dengan cepat", ujar Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Nur Isnin Istiartono dalam rilis yang diterim Tribun, beberapa waktu lalu.

Informasi yang dihimpun TribunCirebon.com, kebakaran itu terjadi sekitar pukul 16.00. Lokasi kebakaran berada di belakang gudang gardu, tak jauh dari landas pacu 32.

Selain itu Isnin menambahkan bahwa berdasarkan informasi yang kami peroleh, kebakaran yang terjadi tidak meluas, petugas dengan sigap berhasil memadamkan api,” jelasnya.

Ditjen Hubud akan terus memantau dan berkoordinasi dengan Kantor Otoritas Bandar Udara wilayah I Soekarno – Hatta, penyelenggara bandar udara dan aparat kepolisian untuk memastikan penyebab kebakaran.

Kementerian Perhubungan Cq Direktorat Jenderal Perhubungan Udara mengimbau kepada seluruh penyelenggara bandar udara untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan personel terhadap hal-hal yang dapat menjadi kendala jalannya operasional penerbangan, pasca terjadinya kebakaran di sekitar wilayah Bandar Udara Internasional Kertajati, Majalengka, pada Sabtu (28/9) hari ini.

Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Nur Isnin Istiartono
menyampaikan, sangat diperlukan kewaspadaan dan kesiapsiagaaan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan dan menggangu jalannya operasional penerbangan. “Kami mengimbau kepada penyelenggara bandar udara, untuk melakukan pengawasan secara terus menerus untuk mengamankan bandara demi terciptanya keselamatan, keamanan dan kenyamanan penerbangan ,” kata Isnin. (*)

Penulis: Machmud Mubarok
Editor: Machmud Mubarok
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved