Istri Kerja di Malaysia, Pria Ini Tak Mampu Menahan Nafsu Syahwat, Perkosa Anak Kandung Berkali-kali

Seorang ayah di Kabupaten Cirebon tega memperkosa anak kandungnya sendiri.

Istri Kerja di Malaysia, Pria Ini Tak Mampu Menahan Nafsu Syahwat, Perkosa Anak Kandung Berkali-kali
shutterstock
ILUSTRASI pelaku bekap korban yang hendak diperkosanya 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Hakim Baihaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Seorang ayah di Kabupaten Cirebon tega memperkosa anak kandungnya sendiri.

Pria tersebut melakukan perbuatan keji itu lantaran ditinggal oleh sang istri yang bekerja sebagai tenaga kerja wanita (TKW) di Malaysia.

Diketahui, tersangka bernama AS (38), warga Desa Weru Lor, Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon dan korban bernama S (15).

Informasi yang berhasil dihimpun Tribuncirebon.com, pada Oktober 2017 tengah malam, korban pada saat itu tengah tidur bersama adiknya, namun beberapa saat kemudian, tersangka menyelinap masuk ke dalam kamar dan mencoba membuka pakaian korban.

Saat itu juga, korban pun terbangun dan kaget, lalu berusaha menyelamatkan diri sambil berteriak, namun tersangka langsung membekap mulut korban‎ dan mengeluarkan nada ancaman kepada korban.

"Jangan bilang-bilang, kalau tidak dibunuh," kata tersangka kepada korban.

Kapolres Cirebon, AKBP Suhermanto, mengatakan, tidak berhenti di situ, tersangka kemudian kembali merudapaksa korban pada April 2018 di tempat yang sama, yakni di rumahnya, namun dilakukan di kamar tersangka.

SIARAN LANGSUNG Borneo FC vs Persija Jakarta, Kick Off 18.30 WIB, 3 Link Live Streaming Bisa Diakses

350 Eks TKI Asal Majalengka Akan Diberi Modal Usaha Agar Bisa Hidup Layak di Negeri Sendiri

Ibu Lemas Saat Buka Pintu Kamar Anak Perempuannya, Lihat Sedang Ditindih Laki-laki: Kamu Lagi Apa?

"Tersangka mengancam korban untuk tidak berteriak, karena takut adiknya terbangun," kata Suhermanto di Mapolres Cirebon, Jalan Dewi Sartika, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Jumat (27/9/2019).

Suhermanto mengatakan, kejahatan tersebut berhasil terungkap oleh Unit Perlindungan Perempuan Anak (PPA) Satreskrim Polres Cirebon pada 13 Agustus lalu dan tersangka ditangkap saat berada di rumahnya.

Akibat kejadian tersebut, tersangka dijerat Pasal 76 d jo Pasal 81 ayat 2 tentang persetubuhan cabul terhadap, dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara.

"Korban tidak sampai hamil‎, namun mengalami trauma," katanya.

‎Tersangka AS, mengatakan, kalau terpaksa melakukan tindakan tersebut lantaran sudah lebih dari dua tahun tidak berhubungan badan, karena sang istri bekerja di Malaysia sebagai asisten rumah tangga.

As menambahkan, kalau menyesali perbuatannya tersebut dan akan secara ikhlas menjalani proses hukum yang diberikan oleh pihak berwajib.

"Karena tidak tahan saya melakukan itu, sangat menyesal," katanya.

Penulis: Hakim Baihaqi
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved