350 Eks TKI Asal Majalengka Akan Diberi Modal Usaha Agar Bisa Hidup Layak di Negeri Sendiri

sejak 2016 Kemensos menangani pemulangan TKI dan bagaimana pihaknya mencegah para TKI tidak kembali lagi ke luar negeri.

350 Eks TKI Asal Majalengka Akan Diberi Modal Usaha Agar Bisa Hidup Layak di Negeri Sendiri
TribunCirebon.com/Eki Yulianto
Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) melalui Direktorat Rehabilitasi Sosial Tuna Sosial (RSTS) dan Migran Korban Perdagangan Orang (M-KPO) menggelar bimbingan sosial, pemberian biaya hidup dan modal usaha bertempat di gedung Islamic Center Majalengka, Jumat (27/9/2019). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON, MAJALENGKA- Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) melalui Direktorat Rehabilitasi Sosial Tuna Sosial (RSTS) dan Migran Korban Perdagangan Orang (M-KPO) menggelar bimbingan sosial, pemberian biaya hidup dan modal usaha bertempat di gedung Islamic Center Majalengka, Jumat (27/9/2019).

Bimbingan itu disasarkan kepada ratusan migran korban perdagangan yang sudah pulang ke daerah asalnya agar tak kembali ke luar negeri.

"Bimbingan sosial kepada eks migran korban perdagangan orang dilakukan di Kabupaten Majalengka karena salah satu kantong TKI terbanyak. Dan salah satu tugas Kemensos adalah penanganan WNI-M KPO atau buruh migran yang bermasalah," ujar Isnaini Dewi Fajriati tim dari Direktorat RSTS Kemensos RI, Jumat (27/9/2019).

HEBAT Bocah 11 Tahun Tak Miliki Tubuh Sempurna, Tapi Punya Kelebihan Yang Buat Bangga

Prediksi Susunan Pemain Persija Jakarta Vs Borneo FC, Lengkap dengan Link Live Streaming TV Online

Isniani menyampaikan, sejak 2016 Kemensos menangani pemulangan TKI dan bagaimana pihaknya mencegah para TKI tidak kembali lagi ke luar negeri.

Selain itu, kata dia, memberikan stimulan untuk mengembangkan usahanya dan bisa berkelanjutan karena melibatkan pendamping seperti TKSK dan lainnya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Majalengka, Gandana Purwana mengatakan bimbingan sosial ini atas kerja keras LKS Mawar Persada yang berhasil mengumpulkan 350 eks TKI dari seluruh Kabupaten Majalengka.

"Setelah bimbingan ini eks TKI akan diberi modal usaha untuk bisa usaha di negeri sendiri dan betah di negeri sendiri dan meningkatkan taraf hidup eks TKI agar bisa hidup layak di negeri sendiri," ucap Gandana.

Sementara, hadir dalam kegiatan bimbingan sosial tersebut 350 WNI korban perdagangan orang yang sudah kembali ke Kabupaten Majalengka.

Para petugas dari Direktorat RSTS dan KPO Kemensos RI, Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat dan Ketua LKS Mawar Persada, Eva St. Arofah dan Pembina yayasan Mawar Persada, Agus Setiawan serta undangan lainnya juga turut hadir dalam kegiatan tersebut. (*)

Penulis: Eki Yulianto
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved