Demi Kebutuhan Ekonomi, Mamah Muda di Bandung Rela Edarkan Narkoba, Ternyata Jaringan Lapas Ini

Seorang ibu rumah tangga berinisial N (29) dan empat orang pria berhasil diamankan Satnarkoba Polres Bandung karena terlibat

Demi Kebutuhan Ekonomi, Mamah Muda di Bandung Rela Edarkan Narkoba, Ternyata Jaringan Lapas Ini
Tribun Jabar/Daniel Andreand Damanik
Ilustrasi - Wanita pelaku penyelundupan narkotika diperiksa petugas Lapas Banceuy, Kota Bandung, Sabtu (21/9/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mumu Mujahidin

TRIBUNCIREBON.COM, SOREANG - Seorang ibu rumah tangga berinisial N (29) dan empat orang pria berhasil diamankan Satnarkoba Polres Bandung karena terlibat dalam penyalahgunaan narkoba jenis sabu dan ganja. Kelima tersangka ini merupakan kurir atau pengedar barang haram tersebut.

Kapolres Bandung, AKBP Indra Hermawan dalam gelar perkara yang digelar di Mapolres Bandung, Soreang, Kamis (26/9/2019) menuturkan ke lima orang pengedar narkoba tersebut berinisial S alias Aciw (30), H (48), N alias Nur (29), AA alias BEM (23) dan DR alias DEY (29).

"Sejak Tanggal 16-23 September 2019, Satnarkoba Polres Bandung berhasil mengungkap lima LP (Laporan Polisi) dan TKP nya di Kabupaten Bandung. Dari lima LP tersebut lima orang tersangka diamankan, ada lima DPO yang masih kami kejar," ungkapnya tadi siang.

Satresnarkoba Polres Bandung mengamankan barang bukti berupa 77 gram sabu yang dibungkus dalam klip kecil dan besar. Selain itu ada tiga kilogram ganja kering dan basah yang dibungkus ke dalam paket kecil dan besar serta bong dan ponsel milik para tersangka.

"Modus operandinya tersangka memesan barang kepada DPO kemudian mentransfer uangnya. Barang ditaruh di suatu tempat oleh DPO, kemudian si tersangka mengambilnya. Pada saat itulah polisi menangkap tersangka," tuturnya.

Dari hasil pemeriksaan pihak kepolisian, lima orang pengedar narkoba ini merupakan jaringan Lapas Jelekong dan Lapas Kebon Waru.

"Ada lima DPO, kami masih mendalami, menurut tersangka yang kami tangkap adalah jaringan lapas. Kami akan dalami kembali, mereka diancam minimal lima tahun penjara dan maksimal 20 tahun penjara, jaringan mengerucut ke lapas," jelasnya.

Ramai RUU KUHP, Pengacara Hotman Paris Tanggapi Pasal Perzinaan Hingga Untungkan Gembong Narkoba

Demo Berujung Ricuh, Polisi Mengamankan 68 Orang Pendemo, 4 di Antaranya Karena Mengonsumsi Narkoba

Satnarkoba Polres Sumedang Tangkap Penyalahguna Narkoba, Tak Ada Perlawan dari Pelaku

Sementara itu, Kasatnarkoba Polres Bandung, AKP Jaya Sofyan mengatakan, salah satu tersangka yang merupakan ibu rumah tangga mengedarkan sabu milik suaminya yang kini ditahan di Rutan Kebon Waru Bandung.

"Kalau kata keterangan pelaku, sabu itu milik suaminya yang kini masih dipenjara di Kebon Waru. Pelaku merupakan ibu rumah tangga katanya sudah mengedarkan sabu selama tiga bulan. Modusnya, ditempel di suatu tempat," jelasnya.

Jaya menambahkan, bila dirupiahkan barang bukti 77 gram sabu dan tiga kilogram ganja senilai ratusan juta rupiah senilai Rp 150 juta. Menurut keterangan tersangka perbuatannya itu didesak oleh kebutuhan ekonomi. (*)

Editor: Muhamad Nandri Prilatama
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved