Pengamat Politik Komentari 13 Calon Wakil Bupati Cirebon, Berani Katakan Hal Ini
13 kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kabupaten Cirebon, menjadi bakal calon Wakil Bupati untuk mendampingi Plt Bupati Cirebon. . .
Penulis: Hakim Baihaqi | Editor: Fauzie Pradita Abbas
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Hakim Baihaqi
TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - 13 kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kabupaten Cirebon, menjadi bakal calon Wakil Bupati untuk mendampingi Plt Bupati Cirebon yang saat ini dijabat oleh Imron Rosyadi.
Menanggapi hal tersebut, pengamat politik, Sutan Aji Nugraha, mengatakan proses pengisian kursi Wakil Bupati Cirebon dianggap tidak menyerap aspirasi masyarakat dan bertolak belakang dengan keinginan masyarakat.
”Dalam proses pengisian posisi wakil bupati, kiranya jangan terjebak pada wacana harus dari kalangan politisi. Harusnya menjaring juga figur-figur yang diinginkan masyarakat,” kata Aji di Kabupaten Cirebon, Selasa (24/9/2019).
Kabupaten Cirebon saat ini, menurut Aji harus memiliki pasangan bupati dan wakil bupati yang ideal dan seimbang, baik dari sisi kemampuan atau latar belakang.
Aji mengatakan, jabatan Bupati Cirebon saat ini diduduki oleh Ketua DPC PDIP Kabupaten Cirebon, maka dari itu, wakilnya bisa dari kalangan profesional atau birokrat.
"Kabupaten Cirebon saat ini membutuhkan wabup yang memiliki kepiawaian dalam merealisasikan program pembangunan daerah dengan baik," katanya.
Selain itu, kata Aji, wakil bupati nanti pun harus bisa menyelaraskan program pembangunan yang ada di Kabupaten Cirebon dengan program dari Provinsi Jawa Barat.
"Harus bisa saling berbagi peran untuk akselerasi pembangunan daerah, baik infrastruktur maupun SDM,” katanya.
DPC PDIP Kabupaten Cirebon, telah melakukan penjaringan bakal calon wakil bupati untuk periode 2019-2024.
Dari hasil penjaringan yang dilakukan oleh DPC PDIP Kabupaten Cirebon, pada Senin (22/9/2019) hingga Kamis (24/9/2019), 13 nama akan bersaing untuk menjadi bakal calon wakil bupati Cirebon.
Imron mengatakan, dalam hasil rapat pleno yang dilaksanakan pada Sabtu (21/9/2019), disebutkan kalau awal penjaringan tersebut diikuti oleh 22 orang hasil pengusungan pimpinan anak cabang (PAC) PDIP di Kabupaten Cirebon.
"Kami cuma menerima 13 berkas formulir saja, padahal sudah diberitahu paling lambat Kamis. Setelah lewat dari waktu itu, dianggap mengundurkan diri," kata Imron.
Setelah berhasil dihimpun, 13 berkas formulir tersebut pun diberikan langsung Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Jawa Barat, kemudian selanjutnya diberikan ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP di Jakarta.
Imron mengatakan, dari hasil penjaringan yang nantinya akan dilakukan oleh DPP PDIP, akan keluar dua nama dan nantinya akan dipilih di sidang paripuna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Cirebon.
"Saya minta seluruh bakal calon untuk berdoa saja," katanya.
13 nama yang menjadi bakal calon wakil bupati, yakni, Insyaf Supriyadi, Dian Andiani, Mustofa, Yayat Ruhiyat, Dudi Setiawan, Sophi Zulfa, Anwar Rasmali, Sutrija, Ade Riyawan, Kiagus Abdul Aziz, Sudrajat, dan Wahyu Tjiptaningsih.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/sutan-aji-nugraha-kanan.jpg)