Mahasiswa Sedang Demo, Pedagang Asongan Ini Asyik Jual Mi Instan dan Air Mineral, Omzetnya Rp 4 Juta

Nur mengaku tak ingin melepaskan momen unjuk rasa untuk meraih keuntungan. Dia yang dibantu saudara kembali ke rumah untuk mengambil stok dagangan.

Mahasiswa Sedang Demo, Pedagang Asongan Ini Asyik Jual Mi Instan dan Air Mineral, Omzetnya Rp 4 Juta
(KOMPAS.com/MUHAMAD ISA BUSTOMI)
Nur, pedagang asongan yang raih keuntungan dari aksi unjuk rasa di depan Istana Jalan Medan Merdeka, Jakarta Pusat, Selasa (24/9/2019) 

TRIBUNCIREBON.COM - Nur tak pernah menyangka akan mendapatkan omzet yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya.

Bagaimana tidak, dalam sehari berjualan air mineral dan mi instan kemasan di tengah demo petani, mahasiswa, dan buruh di depan Istana Negara, Jalan Medan Merdeka, Jakarta Pusat, Senin (24/9/2019), pedagang asongan berusia 43 tahun ini mengaku bisa meraup untung hingga Rp 4 juta.

Akhirnya, Nur malah berharap aksi demo seramai ini bisa berlangsung setiap hari.

"Itu sudah ada 200 popmie yang terjual. Kalau omzet hari ini ada Rp 4 juta, tapi kotor ya. Kalau lihat untung hari ini sih maunya sih demo setiap hari," katanya lalu tertawa.

Di tengah massa yang menyuarakan keadilan, Nur terus hilir mudik. Tangan kanannya menenteng dua botol minum, wanita asal Madura itu terus menawarkan minuman yang dijualnya.

Suaranya bersahutan dengan orasi yang massa yang berada di atas mobil. Sesekali ia harus merogoh kantong tasnya saat untuk memberikan uang kembalian.

"Alhamdulillah udah beberapa kardus buat minuman aja. Terakhir itu tadi tiga (kardus) Belum saya hitung tapi yang jelas beda dari hari biasa," ujar Nur.

Nur bercerita, dagangan yang dijualnya bukan hanya aneka minuman saja. Ia juga menjual makanan yang dinilai juga banyak diminati di kala matahari naik di atas kepala.

Untuk harganya pun bervariatif. Nur menjual air mineral dengan harga Rp 5.000, sedangkan mie instan kemasan dijual Rp 15.000.

"Kalau sudah siang orang bukan cuma haus aja, lapar juga. Jadi yang banyak dibeli itu minuman sama popmie," kata Nur, yang mengaku dagangannya ludes terjual.

Halaman
123
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved