Breaking News:

AG Bayar Rp 500 untuk Jadi Pemeran Video Vina Garut 3 Lawan 1, Sempat Buron Kini Tertangkap

AG Bayar Rp 500 untuk Jadi Pemeran Video Porno Vina Garut 3 Lawan 1, Sempat Buron Kini Tertangkap

Kolase Tribun Jabar (Screenshot media sosial dan Indiatimes via Tribunnews)
kasus video Vina Garut 

TRIBUNCIREBON.COM, GARUT - AG alias D (29), pria berjenggo rela bayar Rp500-600 Ribu rupiah untuk berhubungan badan dengan sosok V di Video Vina Garu 3 Lawan 1.

AG di video ' Vina Garut' merupakan seorang pekerja salon.

AG melakukan aksi gangbang setelah mendapat informasi dari twitter.

"Dia lalu kontak Rayya dan janjian ketemu. Saat ketemu ditunjukan kalau mainnya sama V," ujar Kasatreskrim Polres Garut, AKP Maradona Armin Mappaseng, Selasa (24/9/2019) dilansir dari tribun jabar.

AG lantas menyetujui untuk melakukan adegan tersebut. Ia pun membayar uang antara Rp 500 ribu sampai Rp 600 ribu untuk berhubungan badan.

Pria Berjenggot, Pemeran Pria Video Vina Garut Ditangkap, Sempat Kabur ke Luar Jawa

"Dia (AG) warga Kabupaten Bandung. Tapi sering beredar juga ke Garut," katanya.

Saat ditangkap, AG mengenakan topi, jaket jins, dan sepatu. Penampilannya sangat rapih dengan jenggot di wajahnya.

AG mengaku melarikan diri setelah mengetahui jika video tersebut beredar luas. Ia yang kini menganggur mendapat informasi untuk melalukan adegan ranjang dari twitter.

Kalah Tenaga, Mamah Muda Dipaksa Layani Nafsu Pria Tak Dikenal, Celananya Dilucuti dan Tangan Diikat

"Saya tahu dari twitter. Terus kontak Rayya dan ditemukan sama ceweknya," ujar AG yang pernah bekerja di salon itu.

AG alias D menjalani pemeriksaan di unit PPA Satreskrim Polres Garut, Selasa (24/9/2019). AG merupakan salah satu pemeran pria di video 'Vina Garut'.
AG alias D menjalani pemeriksaan di unit PPA Satreskrim Polres Garut, Selasa (24/9/2019). AG merupakan salah satu pemeran pria di video 'Vina Garut'. (Tribun Jabar/Firman Wijaksana)

Nasib Miris pemeran Video Vina Garut

Komisi Nasional Anti Kekerasan Terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) memberikan surat rekomendasi ke Polres Garut untuk menghentikan penyidikan kepada tersangka V dalam kasus video Vina Garut.

Surat bernomor 028/KNAKTP/Pemantauan/Surat Rekomendasi/IX/2019 bertanggal 11 September 2019 itu berisi rekomendasi penanganan perempuan berhadapan dengan hukum.

Dalam surat itu, Komnas Perempuan menyebut jika V merupakan korban. Meski berperan dalam video tersebut.

Vina Garut Habis, Kini Video Mesum Sopir Truk & Mama Muda Berdurasi 3 Menit Beredar, Sengaja Disebar

Pengacara V, Budi Rahadian menyebut jika kasus yang menjerat kliennya berdasarkan rekomendasi Komnas Perempuan tak layak dilanjutkan. Hasil penelusuran Komnas Perempuan menunjukan jika kliennya hanya sebagai korban.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved