25 Kasus Karhutla Terjadi di Majalengka, Kepala BPBD: Pelaku Bisa Kena Sanksi 20 Tahun Penjara

25 Kasus Karhutla Terjadi di Majalengka, Kepala BPBD: Pelaku Bisa Kena Sanksi 20 Tahun Penjara

25 Kasus Karhutla Terjadi di Majalengka, Kepala BPBD: Pelaku Bisa Kena Sanksi 20 Tahun Penjara
Tribuncirebon.com/Eki Yulianto
Kepala BPBD Majalengka, Agus Permana 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON, MAJALENGKA- Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPDB) Majalengka, Agus Permana menyebutkan bahwa kesadaran warga perihal melakukan pembakaran lahan masih rendah.

Hal ini berkaitan dengan banyaknya kejadian kebakaran yang terjadi di wilayah Kabupaten Majalengka.

Diketahui, pada Bulan September 2019 saja, tercatat oleh BPBD ada 25 kasus kebakaran yang tersebar di berbagai desa di Majalengka.

25 Kali Karhutla di Majalengka, 44 Hektare Lahan Ludes Terbakar, Hingga Merugi Rp 103 Miliar

Agus mengatakan, masih banyaknya masyarakat yang ingin membuka sebuah lahan dengan cara dibakar.

Padahal, jelas dia, ancaman pidana untuk kasus pembakaran lahan dinilai sangat berat.

"Untuk pelaku pembakaran hutan dan lahan yang mengakibatkan kerusakan dan membuat pohon-pohon pada mati serta lingkungan mati itu ancamannya 12 tahun penjara," ujar Agus saat ditemui di kantornya, Selasa (24/9/2019).

Sementara, lanjut Agus, untuk pelaku pembakaran hutan dan lahan yang mengakibatkan seseorang atau jiwa seseorang sakit, akan dikenakan sanksi berupa penjara 15 tahun.

Blanko e-KTP di Cirebon Langka Sejak Pekan Lalu, Sehari Hanya Cetak 500 Keping

"Dan untuk pelaku yang mengakibatkan seseorang meninggal gara-gara menghirup asap akibat pembakaran hutan dan lahan, dipenjara selama 20 tahun atau seumur hidup," ucap dia.

Menyikapi hal itu, Agus mengimbau kepada masyarakat khususnya di wilayah Kabupaten Majalengka agar tidak menjadi kebiasaan untuk membuka lahan dengan cara di bakar.

Apalagi, kata dia, ancaman kepada pelaku sudah jelas tercantum di undang-undang KUHP.

AG Bayar Rp 500 untuk Jadi Pemeran Video Porno Vina Garut 3 Lawan 1, Sempat Buron Kini Tertangkap

"Semoga saja warga sadar bahwa pembakaran hutan dan lahan itu ada hukum pidananya," kata Agus.

Penulis: Eki Yulianto
Editor: Mutiara Suci Erlanti
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved