Penataan Situ Gede di Kota Tasikmalaya Batal Tahun Ini, Ini Penyebabnya kata Wali Kota Budi Budiman

kewenangan penataan Situ Gede sepenuhnya berada di Pemprov Jabar, sementara Kota Tasikmalaya nantinya hanya sebagai penerima manfaat

Tribun Jabar/Isep Heri
Objek Wisata Alam Situ Gede di Kota Tasikmalaya. 

Laporan Wartawan Tribun, Isep Heri

TRIBUNCIREBON.COM, TASIKMALAYA -Penataan objek wisata alam Situ Gede yang berlokasi di Kelurahan Linggajaya, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya yang semula direncanakan pada tahun ini dipastikan diundur.

Aset yang berada di bawah kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat itu baru akan mulai ditata pada tahun depan.

"Infornasi yang saya terima tahun depan baru penyusunan DED (detail enginnering design) penataan Situgede itu," kata Wali Kota Tasikmalaya, Budi Budiman, Sabtu (21/9/2019).

Budi menjelaskan kewenangan penataan Situ Gede sepenuhnya berada di Pemprov Jabar, sementara Kota Tasikmalaya nantinya hanya sebagai penerima manfaat dari adanya penataan tersebut.

Menurut Budi, penataan Situ Gede sangat diperlukan untuk menunjang industri pariwisata di Kota Tasikmalaya.

Terlebih kawasan Situ Gede merupakan satu-satunya destinasi wisata alam yang ada di Kota Tasikmalaya.

Via Vallen Tertawa Terbahak-bahak Lihat Aksi Konyol Lucinta Luna Periksa Kandungan Bareng Abash

VIDEO - Pengakuan Dua Wanita Selundupkan Narkoba Pakai Kondom ke Dalam Vagina di Lapas Banceuy

Diakui Budi, kawasan wisata alam Situ Gede memang memerlukan penataan yang maksumal sehingga ke depan bisa dijadikan destinasi wisata unggulan.

Penataan yang diperlukan di antaranya pembangunan sarana penunjang, mulai akses jalan, manajemen pengelolaan dan pemasaran, serta penataan pedagang di sekitar kawasan.

Penataan lainnya termasuk manajemen pasokan air padalanya saat kemarau melanda debut air kerap menyusut

Sehingga ketika musim kemarau air di Situ Gede selalu mengering. Alhasil, daya tarik untuk wisatawan menjadi berkurang.

"Untuk itu kami terus dorong untuk dibenahi. Karena urusan penataan akses dan air merupakan kewenangan provinsi," kata dia. (*)

Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved