Shopee Liga 1 2019

Saat Laga Lawan Semen Padang Bergema Eze Out, Jumat Pagi Ezechiel N Douassel Kembali Berlatih

Namun, bek asing baru milik Persib, Nick Kuipers tak terlihat pada sesi latihan yang di gelar di Stadion Si Jalak Harupat

Saat Laga Lawan Semen Padang Bergema Eze Out, Jumat Pagi Ezechiel N Douassel Kembali Berlatih
Tribun Jabar/Deni Denaswara
Pemain Persib Bandung, Ezechiel N Douasel berduel dengan pemain Persipura, Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Sabtu (18/5/2019) 

Laporan Wartawan Tribun, Ferdyan Adhy Nugraha

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG  - Persib Bandung kembali memulai persiapan menjelang pertandingan menghadapi Persipura Jayapura di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Senin (23/9/2019).

Setelah diliburkan pasca bermain imbang lawan Semen Padang, pasukan Robert Alberts langsung berlatih secara intensif.

Ezechiel N Douassel yang sebelumnya absen dalam latihan, kini sudah kembali secara normal.

Namun, bek asing baru milik Persib, Nick Kuipers tak terlihat pada sesi latihan yang di gelar di Stadion Si Jalak Harupat, Jumat (20/9/2019).

Kabarnya, Nick mengalami cedera sehinhga ia harus absen dalam sesi latihan pagi ini.

Sementara pemain lainnya berlatih secara normal dan tidak ada yang mengalami cedera.

Ingat Diana Pungky Pemeran Jin Cantik di Sinetron Jinny Oh Jinny? Kini Penampilannya Bikin Pangling

Hah, Agnez Mo Tak Pakai Celana Saat Foto Bareng Artis Amerika? Di-Bully Netizen, Dibilang Norak

Eze Out

Teriakan "Eze out!" dari tribun penonton menjadi akhir pertandingan Persib Bandung melawan Semen Padang, di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang Kabupaten Bandung, Rabu (18/9).

Laga berakhir dengan skor imbang, 1-1. Kemenangan di pelupuk mata sirna setelah Ezechiel N'Douassel gagal mengeksekusi tendangan penalti.

Pemain asal Chad itu dimasukkan pelatih Robert Rene Alberts pada awal babak kedua, menggantikan Ghozali Siregar.

Eze, yang mengisi pos sebagai target man, beberapa kali mendapat peluang matang, tapi selalu gagal berbuah gol, termasuk tendangan penalti pada menit ke-64.

Satu-satunya gol Maung Bandung dicetak oleh Ghozali Siregar pada menit ke-20, melalui tendangan keras menyusur tanah hasil umpan Abdul Aziz Lutfi Akbar.

Gol balasan Semen Padang dicetak Dany Karl Mark pada menit ke-49 babak kedua.

Tambahan satu poin membuat Persib turun lagi satu peringkat ke posisi 11 klasemen sementara dengan 21 poin, sedangkan Semen Padang masih tetap tertahan di dasar klasemen dengan koleksi 12 poin.

Dalam pertandingan kali ini Persib menurunkan susunan pemain inti yang tidak jauh berbeda dengan saat melawan PS Tira Persikabo, hanya membangkucadangkan Dedi Kusnandar yang digantikan Abdul Aziz. Semen Padang pun menurunkan susunan pemain intinya.

Sejak menit-menit awal pertandingan, Persib langsung mengambil kendali pertandingan. Para pemain Maung Bandung mampu menguasai aliran bola. Strategi itu direspons Semen Padang dengan memainkan pertahanan rapat dengan pressing ketat dan mengandalkan serangan balik cepat.

Strategi kedua tim di babak bertama berjalan sama baiknya. Persib yang menguasai pertandingan mampu mencetak gol lewat umpan terobosan, sedangkan tim tamu membalasanya lewat skema serangan balik di awal babak kedua, memaksimalkan transisi pemain belakang Persib yang lambat kembali ke posisinya.

Seusai pertandingan, Robert mengatakan, sebenarnya sejak awal ada skema yang tidak berjalan. Instruksinya tidak semua dijalankan anak asuhnya di lapangan.

"Setelah mencetak gol di menit ke-18, saya meminta pemain untuk lebih bermain menyerang dan lebih pintar dengan memainkan kombinasi. Tapi kami masih saja memainkan long ball dan crossing ke pertahanan Semen Padang, padahal itu bukan rencana kami. Ada sesuatu yang tidak berjalan," ujar Robert saat jumpa pers, seusai pertandingan.

Pada babak kedua, kata Robert, anak asuhnya bermain dengan tempo yang lambat. Kondisi itulah yang dimanfaatkan tim lawan dengan serangan balik. "Pada babak kedua, saya minta pemain lebih menunjukkan kemampuan mereka. Tapi kembali kami memulainya dengan lambat. Itu membuat tim lawan bisa mencetak gol karena pemain memberikan ruang untuk menyamakan kedudukan," katanya.

Menurut Robert, sebenarnya tim tamu tidak memiliki banyak peluang pada laga ini, hanya beberapa yang benar-benar mengancam gawang I Made Wirawan.

"Kami seharusnya bisa mengakhiri laga dengan kemenangan karena mendapat penalti. Saya rasa itu jelas penalti. Mungkin fakta Semen Padang menunda pertandingan dengan mengancam melakukan walk out dan Ezechiel kehilangan konsentrasi karena menunggu terlalu lama," ucapnya.

Pelatih Semen Padang, Weliansyah, mengaku senang dengan tambahan satu poin yang mereka raih di kandang Maung Bandung. Ia pun memuji anak asuhnya yang bermain kompak di lini belakang.

"Saya malam ini sangat bahagia. Skema kami berjalan dengan baik. Kami sedikit bermain mengandalkan counter attack, terbukti kami di babak kedua bisa memanfaatkan ini. Saya berikan aplaus yang luar biasa untuk semua pemain malam ini," ujar Weliansyah.

Menurut Weliansyah, saat tim tuan rumah mendapat hadiah penalti dari wasit, ia mengintruksikan kepada pemainnya untuk tetap berada di lapangan dan melanjutkan pertandingan hingga selesai.

"Yang jelas saya ingatkan pada semua pemain, untuk tidak protes dan sabar. Saya memiliki kepercayaan pada semua pemain, tetap jalan normal. Bukan saya mau berhenti, tidak, tetap jalan," katanya.

Weliansyah berharap, hasil imbang ini menjadi awal bagi timnya untuk bangkit dan menjauh dari zona degradasi. Apalagi, di pertandingan selanjutnya Ia masih memiliki pemain berkualitas yang siap diturunkan.
"Ini luar biasa, dengan waktu singkat, semua pemain baru menunjukkan motivasi yang sangat baik. Mudah-mudahan ke depan akan lebih baik dengan adanya tambah pemain, tambah kekuatan. Bagaimanapun, kami akan menargetkan maksimal diputaran dua ini," ucapnya. (*)

Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved