Breaking News:

Mimpi Nadi Anaknya Miliki Kaki Palsu Terwujud: Alhamdulillah Kini ke Sekolah Tak Perlu Loncat-loncat

Rehan Fadly Praditya Sukma (15) Bocah penderita difabel asal Desa Sukaraja Wetan, Blok 5 RT.03 RW.09, Kecamatan Jatiwangi,

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Muhamad Nandri Prilatama
Tribuncirebon.com/Eki Yulianto
Nadi (kiri) orang tua Rehan (kanan) mendapatkan donasi kaki palsu dari program HUT ke-74 TNI, Kamis (19/9/2019). 

"Selama ini, anak saya kalau berangkat sekolah ya naik angkot, soalnya lumayan juga ke sekolahnya, dia lebih sering loncat-loncat jalannya dibanding pake tongkat. Ya mungkin, setelah mendapatkan kaki palsu, anak saya tidak lagi loncat-loncat ketika berjalan," ucap dia.

Nadi menambahkan, anaknya tersebut sudah sejak lahir menderita difabel atau tanpa 1 kaki.

Ia pun tidak mengetahui, faktor apa anaknya tersebut bisa menderita seperti itu.

Kini, Rehan bersekolah di SMP 3 Jatiwangi, Kabupaten Majalengka.

HUT ke 74 TNI, Panglima Koopsau I Resmikan Sebuah Musala, Warga Desa Gandawesi Berterima Kasih

HUT ke-73, Danlanud: Di Lanud Suryadarma Lahir Para Penerbang Pertama dan Tokoh Penting TNI AU

Janda Miskin dengan 6 Anak Tinggal di Gubuk Reyot Nyaris Roboh, Didatangi TNI, Apa yang Terjadi?

Nadi menyebut, anaknya kelak ingin bersekolah di STM agar bisa mendapatkan sebuah pekerjaan di kemudian hari.

"Saya setiap harinya selalu memberi semangat kepada anak saya, ya semoga saja anak saya tidak minder dalam menghadapi hidup," kata Nadi.

Selain pemberian kaki palsu ke 10 orang warga Kabupaten Majalengka, beberapa kegiatan lain pun dihadirkan dalam HUT ke-74 TNI, yaitu perenovasian Musola, Rutilahu dan kegiatan operasi penderita mata katarak secara gratis. (*)

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved