Breaking News:

GEGER, Janin Bayi Berusia 6 Bulan Ditemukan Petugas Kebersihan Kota Bandung di Tumpukan Sampah

Janin bayi yang diperkirakan baru berusia enam bulan ditemukan di Jalan Pecinan Lama, Braga, Sumur Bandung, Kota Bandung

Istimewa
Ilustrasi jenazah bayi 

Sang ibu yang berada di rumah, nekat menusukkan pisau dapur ke tubuh bayi berusia tiga bulan itu.

"‎Iya, saat ini sudah diamankan dan sedang diperiksa untuk kepentingan penyidikan. Ibunya berinisial Fm (28)," ujar Kapolrestabes.

Sementara untuk motif pembunuhan, polisi masih menyelidikinya. Namun dugaan awal, sang ibu yang baru melahirkan anak pertamanya itu mengalami baby blues syndrome.

Dapat Bisikan Gaib

Wakasat Reskrim Polrestabes Bandung, Kompol Suparma mengatakan bahwa tersangka pembunuhan bayi, FM (29) mendapat bisikan gaib saat melakukan pembunuhan.

FM diketahui merupakan ibu kandung korban yang baru berusia tiga bulan.

Saat dimintai keterangan awal, FM mengaku pada penyidik bahwa motif pembunuhan anak kandungnya itu berasal dari bisikan gaib.

Hal tersebut dikatakan oleh Suparma saat ditemui di Mapolrestabes Bandung, Sumur Bandung, pada Senin (2/9/2019).

"Sesuai keterangan tersangka, motifnya mendapatkan bisikan bahwa 'kamu belum siap mengurus anak, jadi bunuh saja anakmu, anakmu kirim ke surga' gitu bisikan ke dirinya menurut keterangannya," kata Suparma menjelaskan.

Polisi pun belum dapat mengetahui bagaimana kronologis pasti kejadian pembunuhan yang terjadi di Jalan Delta, Kelurahan Cigadung, Kecamatan Cibeunying Kaler, Kota Bandung, Minggu (1/9/2019).

Meski memberikan keterangan seperti itu, Suparma menyebut bahwa FM telah ditetapkan sebagai tersangka.

Ibu muda itu terancam pasal 338 KUH Pidana karena telah menghilangkan nyawa seseorang, yang dalam hal ini adalah anak kandung pertamanya.

Hingga kini, jajaran Unit PPA Polrestabes Bandung masih melakukan penyidikan untuk menggali lebih dalam kronologis maupun kasusnya.

"Proses penyidikan masih berlangsung, nanti diinformasikan kembali. Yang bersangkutan sulit dimintai keterangan," ujar dia.

Sebelumnya, Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Bandung tengah mendalami kasus pembunuhan bayi oleh FM (29) ibu kandungnya yang terjadi pada Minggu (1/9/2019).

Wakasat Reskrim Polrestabes Bandung, Kompol Suparma mengaku saat ini pihaknya sedang melakukan proses penyidikan.

Hal tersebut dikatakan oleh Suparma saat ditemui di Mapolrestabes Bandung, Sumur Bandung, pada Senin (2/9/2019).

"Sesuai dengan keterangan awal dari yang bersangkutan, pelaku menggunakan pisau dapur. Pisaunya sudah kami sita sebagai barang bukti," kata Suparma menjelaskan.

Jajaran Satreskrim Polrestabes Bandung yang kini menangani kasus tersebut sedang berusaha menggali informasi dari pelaku.

Sebab menurut Suparma, FM yang telah ditetapkan sebagai tersangka itu sulit diminati keterangannya dalam proses penyidikan.

Kini Unit PPA tengah menggali informasi terkait kronologi maupun motif sebenarnya pelaku tega menghabisi nyawa anak kandungnya tersebut.

"Kami lakukan penyidikan, sambil nanti menunggu hasil autopsi (korban) dari pihak rumah sakit," ucap dia.

Meski pada keterangan awalnya pelaku mengaku membunuh korban berasal dari bisikan gaib, namun penyidikan tetap berjalan.

Termasuk menyidik apakah pembunuhan tragis tersebut direncanakan atau tidak.

Hal itu guna menerapkan pasal hukuman yang nantinya akan diterapkan pada FM.

"Apakah direncanakan atau tidak, tapi yang pasti karena telah menghilangkan nyawa seseorang maka dikenakan pasal 338 KUH Pidana," ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved