HEADLINE - Anggota DPRD Kota Bandung Ditangkap Terbelit Kasus Alkes di RSUD dr Rasidin Padang

Seorang anggota DPRD Bandung, Jawa Barat, berinisial IH (59) ditahan polisi setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi

HEADLINE - Anggota DPRD Kota Bandung Ditangkap Terbelit Kasus Alkes di RSUD dr Rasidin Padang
tribunnews.com
Ilustrasi 

TRIBUNCIREBON.COM - Seorang anggota DPRD Bandung, Jawa Barat, berinisial IH (59) ditahan polisi setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan alat-alat kesehatan (alkes) di RSUD dr Rasidin Padang, Sumatra Barat.

Hal itu disampaikan Kasat Reskrim Polresta Padang, AKP Edryan Wiguna, yang dihubungi Kompas.com, Minggu (15/9).

"Benar, kami telah menetapkan IH yang saat ini seorang anggota DPRD Bandung sebagai tersangka. Sekarang dia ditahan di Mapolresta Padang," kata Edryan.

Edryan mengatakan IH ditetapkan menjadi tersangka bersama empat orang lainnya. Salah satunya adalah mantan dirut Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), AS. AS telah ditahan sejak Rabu (11/9) setelah sekitar seminggu ditetapkan sebagai tersangka.

IH saat ini merupakan anggota DPRD Bandung periode 2019-2024. Saat kasus terjadi, IH merupakan rekanan RSUD dari PT SMP yang mendapat proyek pengadaan alkes itu.

"Dia anggota DPRD Bandung periode ini. Saat terjadi kasus, dia adalah rekanan dari RSUD," kata Edryan.

Sebelumnya, tim penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polresta Padang menggeledah RSUD Rasidin di Jalan Air Paku, Sungai Sapih, Kota Padang, Sumatra Barat, Jumat (6/9).

Di antara ruang tersebut yang telah diperiksa adalah ruangan Kabid Keperawatan Wirdanelly dan Kasi Askep Irwandi serta Kasi Etika Keperawatan dan SDM Hastrina Yanti. Ruangan arsip RSUD Rasidin, yang berada di lantai dasar, juga sudah diperiksa.

Saat penggeledahan, Direktur RSUD Rasidin Padang, Dr Hj Herlin Sridiani ikut mendampingi personel kepolisian. Ditanya soal kasus korupsi pengadaan alkes di rumah sakit itu, ia mengaku tak tahu. “Saya memang tidak tahu sama sekali,” ujarnya.

Dia menyebut, bahwa kasus yang ditangani oleh Polresta Padang itu terkait dengan pengadaan alkes di tahun 2013. “Saya baru menjadi direktur di sini pada 2016," ujarnya.

Halaman
123
Editor: Muhamad Nandri Prilatama
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved