Tunggu Rekomendasi PKS, Pemilihan Pimpinan DPRD Majalengka Tertunda

hari ini baru tiga partai yang sudah menyodorkan nama untuk duduk di posisi pimpinan dari empat pimpinan DPRD

Tunggu Rekomendasi PKS, Pemilihan Pimpinan DPRD Majalengka Tertunda
Tribuncirebon.com/Eki Yulianto
Proses Pelantikkan anggota DPRD Kabupaten Majalengka periode 2019-2024, Kamis (29/8/2019). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON, MAJALENGKA- Pimpinan DPRD Kabupaten Majalengka hingga kini belum terbentuk.

Pasalnya, hingga hari ini baru tiga partai yang sudah menyodorkan nama untuk duduk di posisi pimpinan dari empat pimpinan DPRD (termasuk ketua) dalam periode sekarang (2019-2024).

"Tinggal menunggu rekomendasi dari PKS. 3 partai lainnya sudah, yakni PDIP, Golkar, dan Gerindra," ujar Ketua sementara DPRD Majalengka, Edy Anas Djunaedi, Jumat (13/9/2019).

Edy menambahkan belum terbentuknya alat kelengkapan DPRD Majalengka itu berdampak terhadap masih belum adanya program-program wakil rakyat.

Dia mengatakan, secara aturan memang tidak ditentukan batas maksimal pembentukkan alat kelengkapan itu.

"Tidak ada batas maksimal pembentukkan, karena kita bergantung pada pimpinan definitif itu, tidak bisa kita menentukan sendiri harus menunggu dari partai," ucap dia.

Sementara, Edy menambahkan, pihaknya sudah membentuk dan menyelesaikan pembentukkan fraksi.

Dia mengungkapkan, untuk periode sekarang, terdapat pengurangan jumlah fraksi dari delapan menjadi tujuh.

"Tugas saya sebagai pimpinan sementara ya mengawal. Pembentukan fraksi sudah selesai, yang kedua mengawal proses pengangkatan pimpinan definitif. Insya Allah dalam waktu dekatlah," kata Edy.

Diketahui, sejak oenambilan sumpah dan janji pada 29 Agustus lalu, pimpinan DPRD Kabupaten Majalengka masih menggunakan pemimpin sementara.

Belum lengkapnya nama-nama yang akan duduk di kursi pimpinan menjadi salah satu faktor penyebab. (*)

Penulis: Eki Yulianto
Editor: Muhamad Nandri Prilatama
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved