Ini Dampak Jika BPJS Kesehatan Naik Bagi APBD Indramayu

Rencana kenaikan BPJS kesehatan menambah beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Indramayu.

Ini Dampak Jika BPJS Kesehatan Naik Bagi APBD Indramayu
Tribunnews.com
Iuran BPJS Kesehatan Naik, Berapa Rinciannya? Ternyata Ini Penyebabnya & Komentar Menkes 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Rencana kenaikan BPJS kesehatan menambah beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Indramayu.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara mengatakan, saat ini PBI di Indramayu ada sekitar 163.000 jiwa dari kuota 200.000 jiwa.

Sedangkan untuk iuran yang mesti dibayarkan pemerintah daerah per jiwanya, yakni sebesar Rp 23.000.

Jika dikalkulasikan, dalam satu tahun anggaran yang harus dibayar pemerintah untuk PBI mencapai Rp 55 miliar.

"Anggaran tersebut 40 persennya berasal dari APBD Provinsi Jawa Barat dan sisanya APBD Indramayu," ujarnya, Jumat (13/9/2019).

Kalaupun ke depan iuran BPJS Kesehatan benar mengalami kenaikan maka akan menambah beban APBD Indramayu.

Diperkirakan, rencana iuran yang harus dibayar pemerintah daerah akibat kenaikan itu, yakni sebesar Rp 42.000.

Sementara itu, Bupati Indramayu, Supendi mengatakan, meski akan menambah beban APBD Indramayu, tapi pihaknya tetap berkomitmen menanggung kenaikan iuran tersebut.

"Pasti tambah beban karena ada sebagian dari kita juga. Tapi, ini kan tanggung jawab pemda sehingga akan tetap ditanggung dalam APBD," ujar dia. (*)

Penulis: Handhika Rahman
Editor: Muhamad Nandri Prilatama
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved