Breaking News:

4 Kasus Penyelundupan Lobster Selama 2019, Ditpolairud Jabar Selamatkan Uang Negara Rp 36,4 Miliar

Hingga September 2019, Jajaran Ditpolairud Polda Jawa Barat berhasil mengungkap empat kasus penyelundupan baby lobster

Istimewa
Petugas Ditpolairud Polda Jabar dan Satpolair Polres Sukabumi saat memeriksa baby lobster yang diamankan dari kawasan Sukabumi, Jumat (23/8/2019) malam. 

Ia mengatakan, dari tangan pelaku diamankan ratusan ribu ekor baby lobster yang dikemas dalam plastik kecil.

Selanjutnya plastik kecil itu dibungkus plastik hitam besar dan dimasukkan dalam boks bertuliskan Toyota lalu ditutupi terpal biru.

Adapun baby lobster yang berhasil diamankan petugas jumlahnya mencapai 109.024 ekor, di antaranya, baby lobster jenis pasir sebanyak 106.748 ekor dan baby lobster mutiara 2.276 ekor.

Total kerugian negara dari kasus penyelundupan baby lobster itu diperkirakan mencapai Rp 27.369.800.000.

"Pelaku ditangkap di wilayah Sukabumi saat mengendarai mobil minibus dan kedapatan membawa ratusan ribu ekor baby lobster itu," ujar Widi Handoko.

Petugas Ditpolairud Polda Jabar dan Satpolair Polres Sukabumi saat memeriksa baby lobster yang diamankan dari kawasan Sukabumi, Jumat (23/8/2019) malam. (Istimewa)
Selain itu, petugas juga mengamankan mobil jenis Suzuki Ertiga warna putih berpelat nomor F 1686 VD yang digunakan pelaku, ponsel milik pelaku, dan lainnya.

Menurut Widi Handoko, pelaku dijerat Pasal 88 UU RI Nomor 45 Tahun 2009 tentang perubahan atas UU RI Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan juncto Pasal 55 KUHP.

"Ancaman hukuman maksimalnya mencapai 6 tahun penjara dan denda Rp 1,5 miliar," kata Widi Handoko. (*)

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: Muhamad Nandri Prilatama
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved