Alfred Mengamuk, Berani Menghina Anggota Polwan, Tunjuk-tunjuk Polwan Sebut Kata Pelacur Rp 50 Ribu

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Majalengka berhasil mengamankan seorang oknum anggota LSM yang dianggap. . .

Alfred Mengamuk, Berani Menghina Anggota Polwan, Tunjuk-tunjuk Polwan Sebut Kata Pelacur Rp 50 Ribu
Istimewa
Ilustrasi Polwan, Foto tak berkaitan dengan berita 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Majalengka berhasil mengamankan seorang oknum anggota LSM yang dianggap telah menghina salah satu anggota Polisi Wanita ( Polwan ) anggota Polres Majalengka.

//

Oknum yang berinisial AS alias Alfred (46) warga Desa Kasturi, Kecamatan Cikijing, Kabupaten Majalengka itu menghina Polwan itu dengan pernyataan 'Ibu jangan jadi pelacur yang dibayar sebesar Rp 50 ribu'.

Kapolres Majalengka, AKBP Mariyono didampingi Wakapolres, Kompol Hidayatullah dan Kasat Reskrim, AKP Wafdan Muttaqin menjelaskan, kronologi tersebut bermula, Rabu (21/8/2019) sekitar pukul 10.30 WIB.

Saat itu, disampaikan Kapolres, masa dari salah satu LSM di Majalengka melakukan unjuk rasa di depan pintu Hotel Fitra yang berada di Jalan Abdul Halim Majalengka dengan pengawalan ketat kepolisian Polres Majalengka.

As yang merupakan salah satu dari banyaknya anggota LSM yang berunjuk rasa, tiba-tiba melontarkan kata-kata tak pantas sambil menunjuk dengan tangan kanannya mengarah ke anggota Polwan yang sedang bertugas menjadi negosiator.

"Saat itu, personel Polwan yang sedang bertugas ada 10 orang. Tetapi pelaku lebih jelasnya menunjuk kepada salah seorang petugas Polwan bernama Yunita Sri Hastuti Kase," ujar Kapolres dalam konferensi pers, Rabu (11/9/2019).

Kapolres Majalengka, AKBP Mariyono saat didampingi Wakapolres, Kompol Hidayatullah
Kapolres Majalengka, AKBP Mariyono saat didampingi Wakapolres, Kompol Hidayatullah (Tribuncirebon.com/Eki Yulianto)

Baru Melampiaskan Nafsu Syahwatnya, Pemerkosa Ini Kemaluannya Digigit Anjing Pitbull Sampai Putus

Ridwan Kamil Pede Bilang Masa Depan Majalengka Bakal Cerah, Ini Alasannya

Ibu-ibu Ketahuan Mau Nyolong Sepeda, Nangis Diinterogasi Warga, Anak Kecil Teriak Kubur-kubur

Atas perlakuan AS, lanjut AKBP Mariyono, anggota Polwan tersebut merasa malu dan terhina serta tidak menerima atas perkataan penghinaan yang diucapkan pelaku terhadap korban bersama anggota Polwan lainnya.

"Setelah ada laporan tersebut, kita langsung melakukan pemeriksaan atau meminta keterangan korban dan para saksi-saksi. Kemudian kita juga meminta keterangan dari ahli bahasa dan ahli pidana," ucap dia.

Halaman
12
Penulis: Eki Yulianto
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved