Krisis Air, Warga Kampung Sindangsari Gotong Royong Kumpulkan Air Bersih untuk Mandikan Jenazah

Krisis Air Bersih, Warga Kampung Sindangsari Gotong Royong Kumpulkan Air untuk Mandikan Jenazah

Krisis Air, Warga Kampung Sindangsari Gotong Royong Kumpulkan Air Bersih untuk Mandikan Jenazah
Tribun Jabar/Hilman
Kantor Desa Pasirhalang KBB 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Watini (61) seorang warga Kampung Sindangsari RT 04/08, Desa Pasirhalang, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB) meninggal dunia ketika di kampung itu mengalami krisis air bersih akibat kemarau panjang.

Ia meninggal dunia pada Senin (9/9/2019), namun akibat krisis air bersih itu warga setempat terkendala untuk memandikan jenazahnya karena saat itu di sekitar tempat tinggalnya sudah tidak air bersih yang bisa digunakan untuk memandikan jenazah.

Fabiano Beltrame Terancam Tak Bisa Main di Putaran Kedua, Robert Alberts Kesal Bilang Begini

Sebelum Meninggal Dipukul Temannya, Fatir Ahmad Sempat Minta Hal Ini ke Orang Tuanya

Atas hal tersebut warga pun harus bersusah payah mencari sumber air bersih yang cukup jauh untuk memandikan jenazah Wantini agar bisa segera dimandikan karena saat itu waktu sudah memasuki sore hari.

Warga pun berinisiatif menggunakan lima galon untuk membawa air bersih dari sumber air swadaya yang jaraknya sekitar 500 meter.

Mereka secara bergotong royong mengumpulkan air bersih menggunakan galon-galon kemudian ditampung menggunakan wadah.

VIDEO - LAGI, Kecelakaan di Km 92 Tol Cipularang, Mobil Terbalik dan Terbakar

Seorang Ibu Pergoki Anaknya Tengah Berbaring Dicabuli MT, MT Panik Langsung Pakai Celana

Akhirnya, setelah air bersih terkumpul jenazah Wantini pun langsung bisa dimandikan seperti bisa dan langsung dimakamkan.

Namun hal ini menjadi pertanyaan warga terkait bantuan dari pihak terkait selama kampung itu mengalami krisis air bersih.

Ketua RW 08, Asep Suhendar mengatakan, saat mencari air bersih untuk memandikan jenazah Wantini, warga memang menggunakan lima galon karena saat itu kebetulan tidak ada jerigen besar untuk digunakan mengangkut air.

Timnas Indonesia vs Thailand di Kualifikasi Piala Dunia Malam Ini Tonton Via Live Streaming di Sini

Sejumlah Rute Penerbangan Dipindahkan ke BIJB Kertajati, Suplai Avtur Masih Relatif Sedikit

"Iya disini lagi krisis air bersih, tapi biasanya suka ada kiriman dari PDAM, namun saat ada warga yang meninggal dunia kebetulan tidak ada air sama sekali," ujarnya saat ditemui di Kampung Pasirhalang, Selasa (10/9/2019).

Halaman
123
Editor: Mutiara Suci Erlanti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved