Breaking News:

Diduga Dana Desa Rp 1 Miliar Disunat, Warga Demo dan Minta Kuwu Tinumpuk Indramayu Diproses

Mereka berdemo mendesak Kejaksaan Negeri Indramayu segera mengusut tuntas kasus tindak pidana korupsi yang diduga dilakukan oleh kuwu desa

Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Ratusan massa Desa Tinumpuk Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu saat menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Negeri Indramayu, Senin (9/9/2019). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Aksi unjuk rasa kembali terjadi di depan Kantor Kejaksaan Negeri Indramayu, Senin (9/9/2019).

Ratusan massa yang terlibat merupakan warga Desa Tinumpuk, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu.

Mereka berdemo mendesak Kejaksaan Negeri Indramayu segera mengusut tuntas kasus tindak pidana korupsi yang diduga dilakukan oleh kuwu desa setempat, Eka Munandar.

Koordinator unjuk rasa, Edi Supriyadi mengatakan, masyarakat mempertanyakan kejelasan aliran Dana Desa sepanjang tahun 2018.

Pasalnya, anggaran Dana Desa itu habis, namun tidak diiringi dengan realisasi pembangunan desa yang nyata.

Ratusan massa Desa Tinumpuk Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu saat menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Negeri Indramayu, Senin (9/9/2019).
Ratusan massa Desa Tinumpuk Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu saat menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Negeri Indramayu, Senin (9/9/2019). (Tribuncirebon.com/Handhika Rahman)

"Uangnya habis digunakan kredit mobil, mobilnya Honda Jazz," ujar massa aksi unjuk rasa menanggapi di sela-sela orasi yang dilakukan Edi Supriyadi, Senin (9/9/2019).

Edi Supriyadi menyampaikan, Eka Munandar dianggap telah merugikan uang negara sebesar Rp 1 Miliar untuk kepentingan pribadi tersebut.

Masyarakat berharap, agar tidak ada lagi kasus penyelewengan wewenang yang mengakibatkan korupsi. Kasus dugaan terhadap Kuwu Eka Munandar harus segera di lakukan penindakan.

"Tuntutan kami, semoga saudara Eka Munandar segera diproses secara hukum dan dapat turun dari jabatannya," ujarnya. (*)

Penulis: Handhika Rahman
Editor: Muhamad Nandri Prilatama
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved